Krist melihat jam di tangannya yang ternyata sudah menunjukkan pukul 10:10, ia mengemasi beberapa pekerjaannya kemudian beranjak dari kursinya, Krist ingin makan siang di rumah dan sebelum itu ia ingin menjemput Fiat di sekolah lebih dulu.
Krist tiba di sekolah Fiat tepat waktu, banyak anak seusia Fiat mulai keluar dari kelas mereka dan berjalan menghampiri orang tua masing-masing. Terlihat di sebrang sana Fiat tengah berjalan bersama Chimon dan Ajun, ketiganya menghampiri Krist.
"Apa om menjemput kami?" Tanya Ajun. Mengingat jika Krist memang sering melakukan itu dulu.
"Hmm... M-maafkan om... Om hanya ingin menjemput Fiat, lagipula papa kalian tidak mengatakan kepada om tadi agar menjemput kalian." Ucap Krist.
Krist berusaha menjelaskan sebaik mungkin agar tak melukai hati Ajun dan Chimon, ia hanya takut keduanya cemburu kepada Fiat.
Kini Gun datang menghampiri mereka semua, Chimon yang melihat kedatangan papanya langsung berkata "papa, om Krist sudah tak menyayangi kami lagi."
"Om Krist ke sini bukan untuk menjemput kami tapi menjemput Fiat." Sambung Ajun.
Krist menatap Gun dengan rasa bersalah, Gun yang mengerti langsung berjongkok menyamakan posisinya dengan dua anak kecil tersebut.
"Om Krist masih menyayangi kalian, hanya saja papa tidak menyuruh om Krist untuk menjemput kalian tadi, jadi om Krist ke sini hanya untuk menjemput Fiat, bukankah om Krist daddy Fiat?" Ucap Gun.
"Lain kali om akan menjemput kalian, tapi sebelum itu om ijin dulu pada papa kalian, jika om langsung membawa kalian pulang nanti papa kalian akan khawatir." Ucap Krist.
"Sejak kapan om Krist jadi daddy Fiat?" Tanya Ajun.
"Apa Ajun lupa malam itu kita menghadiri pernikahan papa Fiat dan om Krist?"
"Ya, aku ingat."
"Jadi sekarang jangan bilang om Krist tak menyayangi kalian lagi. Hanya saja papa masih ada waktu untuk menjemput kalian, jika papa sibuk om Krist yang akan menjemput kalian nanti." Ucap Gun.
"Papa Ajun sudah datang, sebaiknya Ajun ikut papa pulang." Ucap Gun saat melihat kedatangan Newwie.
"Fiat, Chimon... Aku pulang dulu." Ucap Ajun.
Setelah Newwie pulang Gun juga membawa Chimon pulang.
"Ayo kita pulang." Ucap Krist pada anaknya.
Krist membukakan pintu mobil untuk Fiat kemudian Fiat masuk ke dalam.
"Apa Chimon dan Ajun juga akan membenci ku nanti." Ucap Fiat.
"Kenapa tiba-tiba kamu berpikir seperti itu?"
"Itu karna om menjemput ku, bukan menjemput mereka."
"Fiat, daddy tak bermaksud untuk itu, bukankah tak sopan jika daddy membawa Ajun dan Chimon pulang bersama kita? Nanti jika papa mereka mencari mereka bagaimana?"
"Jangan berpikir macam-macam, mereka tak akan membenci mu." Ucap Krist sembari menghidupkan mesin mobilnya dan mulai menjalankannya pergi dari sana.
"Kamu mau makan apa?" Tanya Krist.
"Makan masakan papa saja." Ucap Fiat.
"Baiklah." Ucap Krist.
Setelah itu hanya ada keheningan, hampir 20 menit di perjalanan akhirnya mereka tiba di depan rumah, Fiat membuka pintu mobil dan keluar lebih dulu dengan di susul oleh Krist dari belakang. Fiat masuk ke kamarnya sedangkan Krist berjalan ke kamarnya dan Singto, di lihatnya Singto masih tertidur lelap dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya.
YOU ARE READING
Love Me Please
FanfictionKrist dan Singto menjalin hubungan selama 8 tahun lamanya. Namun, di dalam hubungan itu hanya ada cinta sepihak karna Krist tak pernah mencintai Singto. Karna cintanya yang semakin hari semakin besar terhadap Krist membuat Singto nekat melakukan ha...
