Part 3

1.5K 131 14
                                        

Pagi hari menyapa, Singto bangun lebih dulu dengan tubuh yang terasa segar karna semalam mereka hanya tidur tanpa melakukan aktivitas lainnya, Singto melihat pria tampan di sampingnya masih betah memejamkan matanya, ia mengecup bibir Krist sekilas kemudian beranjak dari ranjang berjalan ke dapur membuat sarapan pagi untuk mereka.

Beberapa menit setelahnya, Krist bangun dari tidurnya ia mencuci wajahnya lebih dulu baru pergi ke dapur untuk sarapan pagi.

Krist duduk di meja makan sembari melihat ke arah Singto yang tengah memasak.

Beberapa menit kemudian masakan Singto siap, ia membawanya ke meja makan kemudian membuat kopi untuk Krist dan coklat hangat untuk dirinya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Beberapa menit kemudian masakan Singto siap, ia membawanya ke meja makan kemudian membuat kopi untuk Krist dan coklat hangat untuk dirinya.

Setelah sarapan, Singto mencuci piring dan gelas bekas mereka, sedangkan Krist langsung ke kamarnya bersiap untuk berangkat ke kantor.

Saat Singto masuk ke kamar, di lihatnya Krist sudah siap dengan pakaian kantornya.

"Apa kamu tak berkerja, Sing?" Ucap Krist saat melihat Singto masih ada di rumahnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Apa kamu tak berkerja, Sing?" Ucap Krist saat melihat Singto masih ada di rumahnya.

"Aku hanya ingin memastikan suamiku sudah benar-benar rapi dan siap untuk ke kantor, setelah itu baru aku pulang." Ucap Singto sembari merapikan jas dan dasi yang di kenakan oleh Krist.

Krist hanya diam membiarkan Singto merapikan pakaiannya, Singto memang tipe pria yang sangat perhatian.

"Aku ada urusan bisnis keluar negri selama satu bulan." Ucap Singto.

"Kapan kamu berangkat?" Tanya Krist.

"Nanti malam." Ucap Singto.

"Hati-hati." Ucap Krist.

"Apa kamu mau mengantar ku ke bandara?" Tanya Singto.

"Aku tak ada waktu untuk itu." Ucap Krist.

"Baiklah... Apa aku boleh memeluk mu?" Ucap Singto.

Krist membawa Singto masuk ke dalam pelukannya, ia sudah tak heran lagi jika Singto akan manja seperti ini, setiap ingin pergi ke luar negri dan mereka akan LDR Singto akan meminta pelukan lebih dulu.

Love Me PleaseWhere stories live. Discover now