Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Seoul,12 Maret 2022.
Berjalan diatas aspal yang kini mulai ditutupi oleh salju-salju yang putih bersih itu dilakukannya sejak beberapa saat yang lalu,tepat setelah dirinya memutuskan untuk keluar dari gedung besar menjulang tinggi yang selama ini ia jadikan tempat untuk pulang.
Hiruk-pikuk perkotaan sudah sangatlah tak asing baginya,debu dimana-mana walaupun sedang turun salju sekalipun tetap saja polusi yang diakibatkan oleh kendaraan yang berlalu-lalang dengan sibuknya membuat kota yang dipijakinya itu jauh dari kata udara bersih.
Langkahnya ia sengaja pelankan,menikmati hembusan angin di sore hari.Netranya menatap satu-persatu gedung pencakar langit yang ia lalui,membaca apapun yang terdapat atau terpasang pada gedung itu.
"Huffttt"
Menghela nafasnya pelan sembari menghentikan langkahnya saat dirasa ia tak sanggup untuk berjalan lebih dari ini.Dirinya memutuskan untuk duduk disalah satu kursi yang memang disediakan untuk pejalan kaki.
Telapak tangan yang ia masukkan pada saku jaket tebal miliknya itu menggenggam sebuah bantalan kecil yang menghantarkan panas agar ia tak terlalu dingin dalam cuaca seperti ini.
"Sudah satu minggu,dia bahkan tak pernah menghubungiku"
Ucapan itu terdengar seperti keputusasaannya terhadap apa yang dialaminya.Hubungan asmaranya sedang tak baik-baik saja,jika dihitung mungkin sejak sebulan lalu.
"Aku tahu kau bekerja,aku sangat mengerti itu.Tapi apakah tak ada waktu untuk menghubungiku semenit saja?aku tersiksa Jisoo,aku lelah,aku merindukanmu.."
Lagi,SeokJin menghela nafasnya.Jika dilihat dengan mata telanjang sekalipun,sudah jelas bahwa kondisi pria ini sedang tak baik-baik saja.Kantung mata yang sangat besar dan gelap itu buktinya.
Sudah beberapa hari ini ia tak tidur meski 1 menit pun.Diluar schedule nya bersama BTS,Jin tetap menyibukkan dirinya melakukan apapun untuk dapat melupakan apa yang sedang terjadi pada hubungannya dan Jisoo,sekalipun hal itu berbahaya untuk kesehatannya.
Akhir-akhir ini,dirinya sibuk bermain game online sampai pagi.Awalnya ia meminta diajari oleh Jungkook,namun ternyata itu menyenangkan dan akhirnya ketagihan bermain hingga lupa tidur.
Just information,itu salah satu caranya untuk tak depresi ditengah banyaknya masalah yang kini dijalaninya.
Jin merogoh saku celananya,menarik benda pipih dari sana.Menscroll sesuatu beberapa saat,tersenyum tipis bahkan tertawa menatap ponselnya,entah apa yang dilihatnya.Namun senyum dan tawa itu tak lama,kini tergantikan oleh tatapan yang penuh amarah,kegelisahan,keraguan,dan kecemburuan yang sangat besar.
Disana,di layar ponselnya menampilkan dimana scene kekasihnya bersama sang aktor (lawan main Jisoo dalam Film).Bukan hanya video nya saja,namun komentar yang mencocok-cocokkan keduanya bahkan membandingkan dirinya dan sang aktor membuat Jin tersenyum kecut.