Sambungan terputus.Jin merebahkan tubuhnya pada kasur empuk nan nyaman yang sedari tadi ia duduki saat mengangkat telfon.Pria tampan itu memejamkan matanya lama,menghirup udara dengan rakus.
Stress,lelah,muak,sakit hati,marah,,semuanya bercampur jadi satu,menggerogoti pikirannya malam ini.Malam yang sepi sunyi,tak ada yang mengganggu sama sekali bahkan serangga sekalipun.
"Mengapa harus aku terus yang mengalah?"
Jin tidak tahu,tapi sepertinya ia ingin egois sekarang.Dirinya ingin membalik keadaan dimana Jisoo jadi dirinya,tak dipedulikan, overthinking,diacuhkan.Jin ingin gadis itu juga merasakan hal yang sama.
Tapi,apakah Jin sanggup?tentu tidak.
Dia bucin.
Ting
Dering nontifikasi dari ponselnya membuat tangannya bergerak meraih benda pipih yang cukup jauh darinya sebab ia melemparnya setelah menelfon tadi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.