2

61 12 0
                                        

••••••Aku tidak berharap lebih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.







Aku tidak berharap lebih. Aku cukup diam
dan nikmati apa yang sudah terjadi.

-Asyhila-

Syhila memarkirkan sepedanya diantara beberapa sepeda yang berjajar. Semua orang rata-rata menatap gadis mungil itu dengan tatapan bingungnya. Sedangkan yang ditatap hanya cengo lalu tersenyumn manis.

Itu siapa ya? Cantik banget.

Murid baru mungkin?

Siapa sih? Sok imut banget.

Cantikan juga gue lah.

Syhila hanya tersenyum menanggapi
komentar siswa-siswi disekelilingnya.
Tujuannya kini hanya satu yaitu ruang
kepsek.

Mata hitam milik Syhila berbinar ketika
sudah menemukan apa yang ia cari.

Dengan langkah tergesa-gesa bahkan
gadis itu tidak melihat sekeliling dan
akhirnya berakhir dengan menabrak
seseorang.

"Aduh." ujar Syhila meringis pelan ketika tubuhnya membentur lantai dingin itu.

Seseorang yang ia tabrak tadi langsung
berlalu pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Syhila bangkit menatap punggung
laki-laki yang telah ia tabrak itu.

"Gak sopan, main pergi aja." gerutu Syhila lalu melanjutkan langkahnya menuju ruang kepala sekolah dengan girangnya.

***

Syhila mengekor dibelakang guru
berhijab dengan menunduk. Sampai
akhirnya sampai dikelas yang bertuliskan X IPA 1.

"Pagi anak-anak." sapa guru berhijab itu
ramah.

"Pagi Buu." sahut mereka serempak.

"Pagi ini kita kedatangan murid baru,
silahkan masuk." suruh Ani guru berhijab itu. Syhila pun masuk dengan gerakan pelannya.

"Perkenalkan namamu." ujar Ani dan
diangguki Syhila.

"Perkenalkan, nama aku Asyhila Nurqyah Arabella. Kalian bisa panggil aku Syhila." ucap Syhila sambil tesenyum.

"Salam kenall Syhilaa." sapa
segerombolan laki-laki dipojok sana.

Syhila hanya tersenyum canggung
menanggapinya.

"Sudah, Syhila silahkan duduk." suruh bu Ani.

Haii, duduk sama gue yok.

Syhill sama gua aja

Mana mau dia sama tikus got kek lu.

Asu emang.

Syhila tak menggubris itu. Tatapan kini
tertuju kepada gadis yang kini tengah
menatapnya juga.

Asyhila (ON GOING)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang