BAB 07

466 43 0
                                        

T u j u h

'Cemburu Pada Setangkai Bunga Mawar'

⚘⚘⚘

Sheza kembali setelah mengobrol dengan laki-laki itu, tidak ada yang berbeda, dia masih tersenyum seperti biasa. Hanya saja, tangan kanannya memegang setangkai bunga mawar yang telah dirangkai dengan indah.

Hal itu menarik perhatian semua orang, dan dengan berani salah satu diantara mereka berceletuk, "Sheza, kamu dan Scorpio jadian, ya?"

Mereka bersorak sorai dengan penuh kegembiraan. Sheza yang mendengar hal itu hanya bisa tersenyum dan menyimpan bunganya di bawah laci.

"Sheza, ayo dong kasih tahu kita, kalian beneran pacaran?" timpal yang lain.

"Jangan malu, kita semua ngerti kok,"

"Scorpio beruntung banget ya bisa dapetin Sheza sang primadona sekolah kita," seru yang lain frustasi.

Saat kelas dipenuhi oleh rasa frustasi dan dukungan dari teman-temannya, Mahveen yang duduk disamping tiba-tiba berdiri dari kursi membuat kelas yang bising itu menjadi hening.

Rahangnya mengeras, kedua tangannya tergepal erat. Lalu tanpa mengatakan apapun dia keluar dari kelas dengan marah. Sheza merasa dia menyadari sesuatu, tapi dia berpura-pura tidak menyadari dan kembali menyelesaikan soal-soal di kertas miliknya.

Saat jam istirahat, Sheza sedang mengantri di stand minuman saat tiba-tiba gadis di depannya berbicara, "Eh, kalian liat juga, 'kan? Itu lho Mahveen sama Scorpio,"

"Oh yaya, kayaknya mereka lagi ributin cewek deh,"

"Iya, gue juga liat dan kabarnya memang begitu. Gue sampe ngeri sendiri deh liat mereka berantem, apalagi Mahveen, 'kan, keliatan kayak cowok baik-baik. Dia nggak pernah bikin masalah,"

Mendengar nama Mahveen disebutkan, Sheza diam-diam mengerutkan kening. Dia tidak tahu mengapa Mahveen dan Scorpio bertengkar. Dan masalah cewek? Apa mungkin gara-gara cewek?

Sheza mencoba untuk abai. Toh mau urusan cewek atau bukan, Sheza tidak ingin ikut campur.

"Aku liat kok Mahveen mukul scorpio, nggak tahu deh apa permasalahan mereka,"

Gadis yang duduk di belakang meja Sheza juga ikut menimbrung. Sheza yang awalnya tidak mau tahu apa yang terjadi malah semakin tahu apa yang terjadi.

"Eh gue denger Scorpio kasih bunga lho ke cewek,"

"Oh ya? Terus hubungannya sama Mahveen apa? Maksud lo cewek yang di sukai Mahveen juga di sukai Scorpio?" gosip mereka dengan heboh.

Sementara Sheza sudah membeku di tempat, dan hampir tidak bisa bernapas. Tangannya berhenti bergerak saat telinganya mencoba mendengar pembicaraan remaja disekitarnya dengan cermat.

Cloudy awalnya juga tidak perduli, tapi lama-kelamaan gosip itu membuat mereka penasaran. Erdo yang duduk dihadapannya bertanya kepada Sheza.

"Eh, bukannya tadi Scorpio ajak kamu ngobrol ya di luar. Sebenarnya apa yang terjadi sih, apa kamu dan Scorpio benar-benar menjalin hubungan?" tanya Erdo yang tiba-tiba ikut kepo setelah mendengar gosip-gosip di sekitarnya.

Cloudy yang duduk di samping juga ikut menyimak. "Apa yang terjadi?"

Erdo menceritakan tentang Scorpio yang datang ke kelas mereka dan mengajak Sheza untuk bicara berdua sampai akhirnya Sheza kembali ke kelas sambil memegang setangkai bunga.

Cloudy terdiam sejenak, matanya tiba-tiba terfokus pada Sheza yang tenggelam dalam pikirannya, ekspresinya tidak terbaca. Ada banyak hal yang Cloudy tidak mengerti, dia ingin bertanya secara langsung pada Sheza, tapi entah mengapa dia tidak bisa mengungkapkan dan memilih untuk diam dan menyimpannya sendiri.

CHANGED DESTINY [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang