14

544 48 2
                                    

Sudah semingguan ini, sekolahan Gun begitu disibukan dengan persiapan acara festival akhir tahun. Ini acara besar, ada banyak kegiatan yang akan dilakukan. Untuk acara festival tahun ini, sekolahan Gun menetapkan acara festival dilakukan 2 hari berturut.

Akan ada penampilan dari para murid, bazar buku, stand-stand penjualan, perlombaan antar kelas, pertandingan olaraga bahkan sampai pertunjukan drama musikal.

Gun sebagai salah satu siswa sekolah, ikut andil dalam beberapa acara yang akan ditampilkan di malam puncak. Gun akan menampilkan permainan biolanya, anak itu bahkan ikut andil dalam pementasan drama musikal.

Drama yang ditampilkan adalah drama kisah cinta klasik dari romansa Romeo dan Juliet. Dalam drama ini Gun memang tidak kebagian peran, tapi Gun mendapatkan jatah sebagai penyanyi untuk mengisi soundtrack dalam drama.

Dan karena itu, semakin hari Gun semakin sibuk saja. Dia bahkan sudah jarang berbicara dengan Off. Pasalnya Off juga mungkin sedang dilanda kesibukan di kantornya, semingguan ini keduanya jarang bertemu, Gun bahkan sudah tidak melakukan pekerjaannya sebagai pelayan Off dengan benar. Terkadang disaat Off pulang, Gun malah ketiduran, dan Off sebagai seorang pria dewasa, dia tidak tegah membangunkan remaja mungil itu.

Hari ini merupakan hari pertama penyelenggaraan festival akhir tahun. Untuk hari ini akan ada bazar buku, dan stand-stand penjualan, perlombaan fotografi, dan juga konser di malam hari.

"Gun..!" Panggil Oab saat memasuki stand penjualan sosis dan seafood bakar, disana ada Jane yang menemani Gun.

"Phi.... Apa phi Oab ingin beberapa?" Tanya Gun masih saja semangat, padahal sudah sejak pagi dia dan Jane berdiri disana dan sibuk menjual sosis dan seafood bakar.

"Phi Oab menginginkanmu Gun" kata Jane menggoda dua pria itu.

"Jane...!" Tegur Gun dengan manja

"Gun, malam nanti bandku akan tampil, kuharap kau juga bisa menontonnya" ucap Oab cepat tapi cukup jelas untuk dipahami "ku mohon nah" lanjutnya dengan mengatupkan kedua tanganya di dada memasang tampang memohon

"Hmmmmm" Gun tampak berpikir, sebenarnya Gun berencana tidak akan menonton konser nanti malam, karena ia pun harus memohon pada Off agar mau menghadiri undangan dari sekolahnya. Besok malam adalah pertunjukanya, dan Gun ingin Off menontonnya juga.

"Gun.. jawablah, phi Oab masih menunggumu" bisik Jane mengingatkan Gun.

"Aku akan menemanimu" sambungnya lagi.

"Hmm, baiklah phi, Gun akan menonton" jawab Gun membuat Oab tersenyum legah. Oab mengulurkan tangannya, pelan di belainya pipi Gun.

"Aku menunggumu" katanya kemudian pamit pergi, karena masih ada sesi latihan bersama bandnya.

"Gun, kau harus membawa sesuatu untuk phi Oab nanti malam" kata Jane serius

Gun menoleh pada sahabatnya "untuk apa?" Tanyanya bingung

"Yah untuk menyemangati phi Oab" jawab Jane "kau lihat seperti phi White dan phi Dee, ketika phi white tampil phi Dee selalu membawakannya setangkai bunga, bukankah itu romantis?" Tanya Jane diakhir kalimatnya.

"Tapi itu karena mereka berkencan, Gun dan phi Oab tidak berkencan Jane" jawab Gun

Jane menghembuskan napas panjang melihat sahabatnya yang bodoh itu "bukankah kalian akan segerah berkencan? Lalu apa bedanya?" Tanya Jane bingung

"Jane,, kami tidak melakukan itu..." Jawab Gun lalu melihat kesekeliling, takut ada yang mendengarnya kemudian membuat cerita palsu dan disebarkan.

"Sudahlah Jane, kita jualan saja" lanjutnya kemudian mulai menyibukan diri dengan sosis dan seafood yang akan bakar.

K E Y B O A R D [offgun]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang