Robin terkejut melihat berita besar di halaman pertama koran pagi ini.
"Ini gawat" lirihnya lalu bergegas menuju kamarnya lagi untuk membangunkan seluruh kru
Siang ini suasana di dalam kapal sunny go menjadi ramai setelah mereka semua telah selesai sarapan bersama.
"Aku akan pergi tidur lagi" ucap luffy berpamitan
Mereka semua hanya menatap sendu kepergian luffy dari ruangan itu.
"Semuanya kita memiliki berita buruk" ucap robin serius
"Apa?" Tanya nami
Robin mengeluarkan koran yang disimpannya di dalam bajunya.
"Lihat ini" ucap robin
Seluruh kru membaca koran itu lalu semuanya menjadi terdiam saling menatap.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya ussop
"Ku pikir law mencintai luffy, cih ternyata dia pria brengsek" ucap nami kesal
"Ku pikir law memang benar-benar mencintainya" ucap sanji
"Lalu mengapa dia menikah dengan orang lain?" ucap nami masih kesal
"Bukankah luffy yang meninggalkan law tiba-tiba?" Jawab sanji yang membuat nami terdiam
"Sekarang yang harus kita lakukan adalah menyimpan koran ini dan memastikan luffy tidak boleh tau tentang berita ini" ucap zoro
"Tapi mengapa pernikahan itu di lakukan di pulau zou? Bukankah tujuan kita sekarang juga ke pulau itu?" Tanya frangky
"Kita tidak boleh pergi kesana! Luffy akan semakin sedih jika tau tentang pernikahan law" Ucap nami
"Tapi nami bukankah luffy sudah memutuskan untuk pergi kesana?" Ucap chopper
"Nanti aku yang akan bicara pada luffy" jawab nami
.....----......
Siang ini di kediaman doffy tampak banyak orang yang tengah sibuk menyiapkan barang-barang untuk persiapan pernikahan.
"Monet apa kau sudah berbicara padanya?" Tanya doffy yang baru saja keluar dari kamarnya
"Sudah joker" ucap monet yang merupakan salah satu anak buah doffy
"Bagus" jawab doffy menyeringai
"Doffy kau sialan! Mengapa kau mengumumkan pernikahan ku?" Ucap law yang masuk ke dalam rumah dengan emosi
"Berisik, sudah cepat bersiap kita harus pergi ke pulau zou malam ini" ucap doffy santai
"Tidak mau! Apa kau sudah gila? Kau sengaja kan mengumumkan itu agar luffy membacanya?" Ucap law yang semakin emosi
"Memangnya kenapa jika dia membaca koran itu?" Tanya doffy santai
"Dia akan semakin terluka doffy!" Bentak law
"Jika kau tak ingin dia terluka mengapa kau tak memberitahunya saja jika kau mencintainya" Ucap doffy menatap law tajam
"Aku....tidak bisa!" Ucap law
Doffy menarik lengan law menuju ruangan kerjanya.
"Law jangan terus memainkan perasaan seseorang! Jika kau terus bimbang dan mengambil keputusan yang salah maka akan ada dua orang yang terluka karena mu" ucap doffy tegas
"Apa alasan mu memutuskan untuk menikahi violet kemarin?" Tanya doffy yang kesal karena melihat law hanya diam
"Violet mengatakan pada ku jika dia melihat luffy terus sedih dan menangis setelah pergi dari pulau ini. Violet juga mengatakan jika kondisi luffy tidak baik seperti sebelumnya. Aku hanya ingin luffy cepat melupakan ku dan aku juga berharap bisa segera melupakannya!" Jawab law yang menahan air matanya agar tak jatuh kembali
"Apa kau sadar dengan ucapan mu barusan? Kau mengakui jika kau tak bisa melupakannya law!" Ucap doffy
"Ya,aku memang sudah jatuh cinta padanya" ucap law
"Lalu mengapa kau menikahi violet dan bukan luffy?" Tanya doffy
"Bukankah sudah ku katakan jika aku tak bisa meninggalkan dia meski aku mencintai luffy. Violet dan keluarganya banyak berkorban untuk ku" ucap law
"Kemarin violet menangis dan mengajak ku untuk menikah, dia sangat ingin berlayar bersama ku" sambung law lagi
"Kau sangat bodoh law, apa mugiwara memiliki salah padamu? Apa mugiwara tidak berkorban untuk mu? Mengapa dia harus mengalah agar bisa membantu mu membahagiakan violet?" Sinis doffy
"Kau dan mugiwara saling mencintai, kalian bisa bahagia bersama dan jika memang violet mencintaimu seharusnya dia yang mengalah agar kau bahagia dengan orang yang kau cintai" ucap doffy tegas
"Aku tak ingin menghalangi mugiwara lagi untuk meraih mimpinya, aku memutuskan menikahi violet untuk kebaikan luffy juga. Jika dia menikah dengan ku bagaimana mungkin dia bisa melanjutkan perjalanannya untuk meraih mimpinya. Pengorbanan kakaknya dan seluruh kru nya akan menjadi sia-sia jika luffy harus berhenti meraih mimpinya karena menikahi ku. Lagi pula aku ingin orang yang ku nikahi selalu ada di samping ku" ucap law
"Jadi itu alasan mu? Mimpi mugiwara yang membuat mu enggan untuk mengakui perasaan mu padanya?" Tanya doffy terkejut
"Biarlah luffy membenci ku dan tak tau perasaan ku yang sesungguhnya, aku tak mau dia berhenti setelah menempuh perjalanan panjang dan berat ini karena ku. Aku ingin suatu saat nanti melihatnya menjadi raja bajak laut, sejak awal kita adalah musuh dan itu tidak akan bisa berubah" ucap law
"Aku akan bersiap untuk pergi ke pulau zou" ucap law lalu pergi dari ruangan itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Captain in Love
FanfictionTanpa mereka sadari perasaan itu perlahan hadir diantara mereka. "Aku tidak mau ini berakhir" Law "Aku tidak ingin dia pergi" Luffy BxB
