Luffy menemui semua kru nya dan semua kru nya melihatnya dengan terkejut kondisi luffy yang tampak menyedihkan itu.
"Kenapa luffy? Ada apa?" Tanya zoro yang paham dengan raut wajah luffy
"Minna.... Ayo kita pergi dari sini dan kembali berlayar" ucap luffy
"Kenapa tiba-tiba sekali?" Tanya nami
"Cepat bereskan barang kalian dan turuti saja ucapan ku atau kalian ku tinggal di pulau ini" ucap luffy yang tampak emosi
Semua kru tidak berani bertanya kepada kapten mereka yang sedang marah itu.
"Setelah berkemas ayo kita berkumpul di sini lalu pergi berlayar" ucap luffy laku berjalan ke kamar law untuk mengambil topi kesayangannya
Luffy menangis saat memasuki kamar itu, matanya menatap nanar kasur yang menjadi saksi pergaulannya dengan law. Luffy berjalan mendekati pakaian law lalu menarik nafas panjang untuk mencium bau law terakhir kali.
'terimakasih sudah melindungi ku selama ini, terimakasih untuk kenangan selama ini' batin luffy lalu menghapus air matanya
Luffy mengambil sepucuk kertas dan tinta, dia berencana menulis surat perpisahan karena dia sadar mulutnya tak dapat berkata-kata untuk mengucapkan selamat tinggal dengan law.
....----....
Suasana ruang tamu di rumah itu sudah di penuhi dengan beberapa tas milik kru mugiwara.
"Eh kalian mengapa membawa tas?" Tanya sachi
"Kami akan pergi berlayar" ucap chopper sedih
"Tapi kita belum berpesta untuk perpisahan" ucap bepo yang hampir menangis memeluk tubuh ussop
"Dimana luffy mengapa dia sangat lama? Bukankah dia tak membawa barang apapun?" Gumam zoro
"Hey kalian mau pergi kemana?" Tanya law yang kebingungan
"Luffy bilang dia ingin berlayar hari ini" jawab sanji
"Apa....?" Tanya law terkejut
"Mengapa dia tak memberitahu ku? Di mana luffy sekarang?" Tanya law panik
"Torao, kebetulan kau di sini" ucap luffy dengan wajah sembab
"Luffy mau ke mana kau?" Tanya law meninggikan suaranya
Luffy berjalan mendekati law lalu menarik tangan law untuk duduk di hadapan kru nya.
"Aku dan torao sekarang resmi mengakhiri aliansi dan juga hubungan ku dan torao juga ikut berakhir di sini" ucap luffy yang tersenyum tipis
"Luffy...." Lirih law
'aku tidak ingin berakhir sekarang' lirih law
"Aku akan melanjutkan perjalanan ku dan ku harap kita tidak akan bertemu lagi" ucap luffy menatap law dengan sedih
"Setelah ini mari kita saling berbahagia" ucap luffy merangkul pundak law
"Tapi......" Lirih law
'mengapa aku merasa ini menyakitkan? Aku tau kita akan berakhir tapi tidak secepat ini' batin law menatap luffy
"Torao, paman doffy dan juga kalian bertiga kami pamit. Terimakasih sudah memberikan kami tempat tinggal dan makanan selama ini" ucap luffy yang kini menjadi berkaca-kaca
Dia tak mau menangis di hadapan law, dia tak ingin menangis di hadapan kru nya dan dia tak ingin menangis dalam perpisahan ini.
Luffy membalikan tubuhnya dan berjalan keluar dari rumah itu diikuti seluruh krunya, pertahanannya runtuh saat itu juga. Air matanya jatuh tak terbendung dan bibirnya di gigit kuat agar tak bersuara. Seluruh kru nya hanya bisa menatap punggung sang kapten dengan tatapan sedih, mereka tau kapten mereka sedang menangis, mereka tau kapten mereka sedang terluka.
'aku tak ingin dia pergi dari hidup ku, mengapa ini sangat menyakitkan? Mengapa perpisahan selalu menyakitkan? Aku benar-benar sangat mencintainya' batin luffy masih dalam tangisnya
....----....
Law masih menatap punggung luffy yang semakin menjauh, matanya berkaca-kaca melihat sosok yang selama ini selalu ada di sampingnya.
"Eh apa ini?" Tanya bepo mengambil sepucuk surat
"Apa ini punya mugiwara?" Tanya bepo kepada sachi
"Benar itu pasti punya mereka, cepat kejar mereka dan serahkan itu sebelum mereka semakin jauh" ucap sachi
Bepo pun berlari untuk mengejar mereka, namun langkahnya terhenti saat kaptennya bersuara.
"Berikan padaku" ucap law lalu bepo menyerahkan surat itu
Law berlari mengejar luffy yang sudah hilang dari pandangannya.
"Kap....kapten menangis?" Lirih bepo yang menbuat sachi dan penguin terkejut
'Apa aku harus menelfon dragon atau garp' batin doffy yang masih menyeringai menatap kepergian law

KAMU SEDANG MEMBACA
Captain in Love
FanfictionTanpa mereka sadari perasaan itu perlahan hadir diantara mereka. "Aku tidak mau ini berakhir" Law "Aku tidak ingin dia pergi" Luffy BxB