Jangan lupa tinggal kan jejak🕊
Selamat membaca!
Sinar mentari pagi menerangi sebagian wajah Kayra yang masih terlelap melalui fentilasi fentilasi jendela.
Gadis cantik itu belum juga bangun sedari tadi, padahal sekarang sudah menunjukkan pukul 07.25 WIB. Namun belum ada tanda tanda Kayra akan bangun. Sampai akhirnya suara ketukan pintu terdengar.
Tok.. Tok. Tok.
"Kayraaa bangun!" teriak Reina membangunkan Kayra.
"Nanti mahh masih ngantuk, lagian ini hari Minggu jugaan." jawab Kayra dengan suara khas orang baru bangun tidur.
"Itu di bawah ada temen temen kamu Kay."
merasa Kayra tidak lagi membalas nya, membuat Reina langsung turun menemui teman-teman Kayra.
"Maaf tante lama, Kayra nya masih belum bangun, kalian naik aja ke kamarnya kayra sana biar bangun tuh anak." titah Reina sembari memberikan kunci cadangannya pada Naura.
"Oh iya tante, kalo gitu kita ke atas dulu." ujar Naura yang langsung melangkah ke kamar Kayra yang berada di lantai dua itu.
Sesampainya di depan pintu kamar Kayra, Naura mencocokkan kunci itu pada lubang pintunya, hingga akhirnya terbuka.
"Shuuuuttt! Jangan sampe ada suara ya, gue mau ngerjain si kayra kebo." peringat Rani yang dibalas anggukan oleh Naura dan Adel.
Perlahan tapi pasti Rani mulai membuka pintu kamar kayra dengan pelan, kemudian
Mereka melangkah dengan amat perlahan agar tidak menimbulkan suara.
Sampainya di ranjang Kayra mereka berdecak karna melihat kayra yang tengah tertidur pulas. Rani melirik kearah kedua teman nya dengan senyuman liciknya, lalu di balas anggukan oleh Adel sedangkan Naura hanya diam saja tak menanggapinya.
Naura berjalan ke arah jendela dan membuka gorden berwarna ivory tersebut agar cahaya matahari pagi bisa masuk ke dalam kamar Kayra.
Beda lagi dengan Rani dan Adel,
Mereka berdua langsung melompat ke ranjang membuat Kayra menggeliat sedikit kemudian menindih badan kayra yang sedang tertidur.
"KAYRA BANGUNN!" ucap Adel membangunkan Kayra.
WOI KAYRA! BANGUN GAK LO!" teriak Rani tepat di telinga Kayra, lalu kembali berguling di atas badan Kayra, membuat Kayra seketika langsung terbangun.
"Nah kan baru bangun." ujar Rani
"ANJINGG LO PADA NGAPAINN SII SESEK YA GOBLOK," ujar Kayra.
"Santaii raa masihh pagi gak boleh marah marah." papar Rani memperingati.
"Rani Taii lo! Gara gara kalian gue jadi bangun pagi kan, bangsat emang, lagiann ngapain sii dateng ke rumah pagi pagi yaampun, agendanya hari ini gue mau santai mauu tidur seharian." gerutu Kayra menahan kesal pada teman teman freaknya ini. Astaga ia jadi gagal untuk bermalas malasan sebelum hari sibuknya menyerang.
"Woahh kalemm raa, kan niat kita baik mau membuat pagi yang indah buat lo." kata Rani menarik selimut yang masih melilit di tubuh Kayra.
"Nahh iyaa tuh bener Kata Rani." ucap Adel menyetujui.
"Mimbiit pigi ying indih, Taii anjing pagi gue suram gara gara kalian semua." cercah Kayra menggusar rambutnya kasar menimbulkan jejak kusut di sana.
"Gue gak ikutan ya, gue pagi pagi udah di samper dua sama dua cucurut ini." Naura mendudukan dirinya di kursi belajar milik Kayra.
KAMU SEDANG MEMBACA
Revan Alegra Dirgantara
Teen FictionMenceritakan tentang Revan Alegra Dirgantara laki laki yang tidak sengaja menyukai teman perempuan sekelas nya bernama Revita Kayra Gabriella. Gadis cantik,mempesona,dan sedikit galak. ~~~~ "Kalo gue mau nya lo gimana?" tanya Revan. Kayra mendelik...
