Happy Reading!
Setelah bel pulang berbunyi, kelas mulai riuh dengan suara kursi digeser dan obrolan antar siswa yang bersiap-siap untuk pulang. Di tengah keriuhan itu, Adel, Naura, dan Rani sudah lebih dulu berkumpul di dekat meja mereka, sibuk membahas sesuatu dengan suara yang agak pelan.
"Jadi kita jenguk Kayra sore ini, kan?" tanya Adel, memastikan.
Naura mengangguk. "Iya, kasian juga dia sendirian di apartemen. Kita bawain sesuatu sekalian."
"Buah sama makanan ringan kali ya?" Rani menambahkan sambil memikirkan opsi yang cocok untuk orang sakit.
Tanpa mereka sadari, obrolan itu sampai ke telinga rombongan cowok yang duduk tidak jauh dari mereka. Revan, yang sejak tadi diam, langsung menoleh saat mendengar nama Kayra disebut. Sementara itu, Nathan dan Shaka yang sedang beres-beres buku malah langsung menimbrung tanpa diundang.
"Lo semua mau jenguk Kayra?" Nathan menaikkan alis, tertarik dengan topik itu.
"Iya lah, kan dia sakit," jawab Adel santai.
Shaka menyeringai. "Ikut dong. Gue penasaran, Kayra kalau sakit jadi lemah atau masih bisa nyolot?"
Adel langsung mendelik tajam ke arah Shaka. "Kamu tuh mau jenguk atau mau nyari gara-gara?"
Shaka cengengesan. "Ya jenguk sambil riset dikit."
Rani mendesah. "Terserah lah. Tapi jangan terlalu ganggu dia, ya?"
"Siap, Bos," jawab Shaka sambil memberi hormat pura-pura.
Vino yang sejak tadi diam, akhirnya berkomentar singkat, "Beli sesuatu dulu sebelum ke sana."
Revan mengangguk setuju. "Ya, biar gak datang tangan kosong."
Setelah itu, mereka keluar kelas bersama-sama, menarik perhatian beberapa siswa lain karena rombongan mereka yang lumayan ramai.
Mereka memutuskan untuk mampir terlebih dulu ke minimarket dekat sekolah. Begitu masuk, mereka sempat kebingungan memilih apa yang harus dibeli.
"Buah potong aja, yang praktis," usul Vino, masih dengan nada datarnya.
"Roti juga boleh, siapa tahu dia belum makan," ujar Revan menambahkan.
Shaka malah mengambil beberapa bungkus snack. "Buat jaga-jaga kalau Kayra gak doyan buah."
Rani langsung merebut snack itu dari tangan Shaka. "Kayra sakit, bukan piknik, Shaka."
"Ya kali aja biar dia happy."
Nathan tertawa kecil melihat Shaka yang akhirnya pasrah dan mengembalikan snack itu ke raknya. Setelah memastikan semuanya cukup, mereka akhirnya membayar belanjaan dan lanjut ke apartemen Kayra.
---
Sesampainya di depan pintu apartemen Kayra, Naura mengetuk pelan. Dari dalam terdengar suara langkah sebelum akhirnya pintu terbuka, menampilkan Kayra yang masih terlihat agak pucat.
Mata Kayra langsung membesar begitu melihat siapa yang datang. "Hah?! Kok rame banget?"
Shaka langsung menyengir. "Surprise visit dong, biar lo gak kesepian."
KAMU SEDANG MEMBACA
Revan Alegra Dirgantara
Teen FictionMenceritakan tentang Revan Alegra Dirgantara laki laki yang tidak sengaja menyukai teman perempuan sekelas nya bernama Revita Kayra Gabriella. Gadis cantik,mempesona,dan sedikit galak. ~~~~ "Kalo gue mau nya lo gimana?" tanya Revan. Kayra mendelik...
