Jangan lupa tinggalkan jejak! 🕊
Selamat membaca!
"Loh Kayraa"
Kayra yang mendengar nama nya disebut langsung menoleh kan Kepalanya, melihat siapa yang memanggilnya tadi.
"Revan, lo ngapain disini?" tanyanya, ketika maniknya menemukan seseorang yang sangat di kenalnya.
"Gue emang biasa nongkrong disini bareng yang lain nya, lo sendiri ngapain disini malem malem?" Revan memasukan tangannya kedalam kantong celana jeans pendeknya.
"Gue juga kebetulan lewat sini jadi mampir dulu deh ke sini."
"Sendiri?" tanya Revan dengan mengangkat sebelah alisnya. Tidak mungkin kan seorang gadis seperti Kayra berkeliaran di malam hari, apalagi sendirian.
Kayra menoleh ke arah temannya berada, lalu menunjuk mereka dengan jari jempolnya. "Enggak, gue bareng temen-temen yang lain."
Revan mengangguk paham. "Habis darimana malem malem gini?"
"Kepo lo kayak dora." jawab Kayra tengil.
"Tinggal Jawab apa susah nya sih." Revan memasukkan bakwan goreng kedalam mulutnya, tanpa melepaskan pandangannya pada Kayra.
"Dari rumah nya Adel, Adel sakit tadi terus kebetulan juga lewat sini." jelasnya.
"Dan lebih kebetulan juga ketemu gue disini, emang jodoh mah gak kemana ya ra." ujar Revan terkekeh pelan, berusaha menggoda Kayra yang kini tengah memutar bola matanya malas.
"Lo sama Vino juga ga?" tanya Kayra mengalihkan pembicaraan.
Alis Revan mengkerut tanda tak suka ketika Kayra malah menanyakan lelaki lain ketika bersamanya. "Ngapain lo nanyain Vino? lo suka sama dia?"
"Apasih lo gajelas, gue nanyain cowo bukan berarti gue suka, Tinggal Jawab Ada Vino ga disini?" papar Kayra mulai menaikan satu oktaf nada bicaranya.
"Gue disini kenapa?" celetuk Vino yang tiba tiba datang menghampiri mereka.
Kayra menolehkan pandangannya yang semula memandang Revan kesal, kini beralih memandang laki laki yang kini berada di belakang tubuh Revan itu. "Boleh bicara sebentar?" tanya Kayra meminta izin.
"Hm." Kayra menoleh sesaat pada Revan, tidak lupa dengan ekspresi yang sangat menjengkelkan, namun bagi Revan ekspresi itu sangat menggemaskan.
Kayra melewati Revan begitu saja, lalu berjalan lebih dulu dan diikuti Vino dibelakangnya.
"Emang kalian mau ngomongin apa si?" tanya Revan sembari mengikuti kedua insan tersebut.
"Kepo!" sarkas Kayra tanpa menoleh pada Revan, teringat sesuatu, Kayra menghentikan langkahnya yang membuat dua lelaki di belakangnya juga sontak berhenti. Kayra menatap Revan jengah.
"Apa?" tanya Revan menaikan satu alisnya.
"Lo bisa stop ngikutin kita gak? ada yang mau gue obrolin sama Vino ber.dua. jadi lo, berhenti sampai sini, bisa?" titahnya pada Revan yang kini malah menatap Kayra dan Vino bergantian, tak lupa dengan ekspresi datarnya, kemudian Revan mengendikkan bahunya, lalu melenggang pergi meninggalkan mereka berdua.
KAMU SEDANG MEMBACA
Revan Alegra Dirgantara
Novela JuvenilMenceritakan tentang Revan Alegra Dirgantara laki laki yang tidak sengaja menyukai teman perempuan sekelas nya bernama Revita Kayra Gabriella. Gadis cantik,mempesona,dan sedikit galak. ~~~~ "Kalo gue mau nya lo gimana?" tanya Revan. Kayra mendelik...
