Agatha melangkah dengan pelan menuruni tangga rumahnya menuju ruang makan, melangkah sambil membenarkan letak tas yang ia sandang, setelah sampai di meja makan Agatha hanya mengambil selembar roti yang sebelumnya telah dioleskan dengan margarin/mentega.
"Ck ni Vano di mana sih" decak sebal keluar dari bibir Agatha saat mendapatkan note dari Vano kalau dia sudah berangkat karna ingin menjemput pacarnya tercinta, siapa lagi kalo bukan Oca.
'Tha, abang berangkat duluan ya, mau jemput Oca, kamu berangkat sendiri ya, itu kuncinya ada di nakas dekat tv'
Itulah note yang diberikan oleh Vano, yang membuat Agatha berdecak kesal, padahal daddy nya menyuruh Vano untuk mengantarkan Agatha di hari pertamanya sekolah, dan lihat sekarang ia ditinggal sendirian dan disuruh mengendarai mobil sendirian ke sekolah, emang abang yang patut untuk di kutuk.
#####
Pradipta's high school
Begitu lah sekiranya tulisan yang berada di atas gerbang sekolah menengah atas yang sangat di gemari oleh anak-anak muda yang akan menempuh pendidikan lanjutnya di jenjang yang lebih tinggi
Sma favorit di ibu kota itu yang didirikan oleh keluarga pradipta, siapa yang tidak mengenal keluarga yang memiliki saham dimana-mana, baik luar maupun dalam negeri, keluarga yang berani menaruh saham besar di beberapa perusahaan dan mendapatkan untung yang tak sedikit, keluarga yang orang-orang bilang memiliki bibit unggul, tidak ada di dalam keluarga itu yang tak berhasil, walaupun itu seolah menentang takdir tuhan tapi memang sejauh ini seluruh keluarga Pradipta dalam hal apapun bisa berhasil, entah apa yang dilakukan keluarga tersebut sampai orang-orang mencap mereka seperti itu.
Dan Agatha tengah berada di dalam mobilnya yg sudah terparkir di sekolah tersebut, merapikan sedikit tatanan rambutnya dan beralih memperhatikan sekitar yang memperlihatkan sebagian murid memperhatikan kan nya dari luar.
Agatha meraih handphone nya yg ia simpan di dalam tas nya dan menelfon Vano untuk menanyakan dimana letak ruang kepsek, emang gesrek ye tu Vano adeknya baru masuk sekolah udah ditinggal jemput pacar.
"Halo"suara Vano terdengar disebrang sana
"Masih lama nyampenya?" tanya Agatha yang dibalas deheman oleh Vano
"Ck,yaudah ruang kepsek dimana?"tanya Agatha lagi, lalu Vano menunjukan arah menuju ruang kepsek, setelah mendengarkan semua petuah Vano, Agatha langsung memutuskan sambungan telfon tersebut tanpa mengucapkan apapun, cukup gedeg ya ama abang kek Vano.
Setelah memastikan penampilannya sudah rapi Agatha melangkah keluar dari mobilnya dan dihadiahi oleh tatapan memuja dari siswa sekolah itu yg membuat Agatha sedikit merasa tak suka.
Kaki jenjang Agatha kembali melangkah menghiraukan tatapan penasaran siswa di sana karna baru sekali ini melihat kehadiran Agatha, dan saat melihat handphone nya tk sengaja Agatha menabrak punggung seseorang yang membuat tubuhnya jatuh menghantam lantai koridor.
Bruk..
"Ehhhhhh aduhhh soryy sorry, duh gue beneran gak sengaja nih, maaf ya, eh lo anak baru ya? Soalnya gak pernah liat"tanya seseorang itu yang dengan cepat menolong Agatha agar kembali berdiri, dan hanya dibalas anggukan oleh Agatha, yang membuat siswi tersebut sedikit mendengus.
"Duhh selain tu pangeran es satu, lo juga dingin ya"ujar siswi tersebut yang Agatha lihat name tag nya Alexander Hamilton Avenue, gadis itu terlihat sedang menggerutu kesal.
"Eh iya, lo kan anak baru pasti lagi nyariin ruang kepsek ya, yuk sini sama gue aja" ujar Alexa sambil menarik pergelangan tangan Agatha menuju kearah ruang kepsek.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ice Prince Of School
RomanceKamu udah janji gak bakalan ninggalin aku Al, tapi nyatanya sudah selama ini aku kembali menjalani hidup dengan sendiri_ Agatha Christie Brinkley JANGAN KEPO,KALO KEPO LANGSUNG AJA BACA NIH CERITANYA OK🤭 First_24 Desember 2022 End_20 Maret 2024
