"Cinta itu suci,jadi jangan jadikan ia sebagai alasan untuk berbuat bodoh"
***
Cahaya matahari menyinari seluruh bagian jalan napier 6A Singapura saat ini.Begitu terik,tak ubahnya seperti saat berada di Indonesia.Di sisi lain tampak seorang lelaki yang seperti terburu-buru untuk memasuki rumah sakit bernama Gleneagles Hospital.Rumah sakit dengan nuansa warna hitam dan putih layaknya kulit zebra tersebut,menjulang tinggi dengan gagah,Namun dibalik kegagahan tersebut ada banyak luka dan kesedihan di dalamnya.
Sudah menjadi rahasia umum,bahwa rumah sakit merupakan salah satu tempat,dimana dari sekian banyak orang menghembuskan nafas terakhirnya dan disitu pula tempat menetesnya air mata orang orang yang kehilangan seseorang yang dicintainya.
Namun ada kalanya rumah sakit juga menjadi tempat pembuktian.Apakah seseorang benar benar mencintai kita dengan tulus,karena hanya orang yang tulus mencintai kita yang akan tetap peduli dan selalu menemani kita disaat kita dalam posisi terjatuh.
Seperti cerita yang sudah kita dengar mengenai kesetiaan istri Nabi Muhammad Saw,yaitu Ibunda Khodijah binti Khuwailid,yang selalu setia menemani Rasulullah dalam suka maupun duka.Satu satunya istri Rasulullah yang tidak pernah dipologami.Khadijah rela hartanya yang banyak ia gunakan untuk mendukung sang suami.Serta Khadijah lah yang selalu menguatkan Rasulullah ketika ia sedang membutuhkan dukungan.
Selain Khodijah binti Khuwailid masih ada lagi yaitu cerita kesetiaan Siti Rahmah,istri nabi Ayub As.
Nabi Ayub merupakan salah satu nabi dan Rasul yang harus kita imani sebagai umat muslim.Hidup dengan kehidupan yang mewah dan anak anak yang banyak tidak membuatnya sombong.Sampai pada suatu ketika iblis merasa iri dan meminta kepada Allah untuk menurunkan ujian kepada Nabi Ayub.Dengan tujuan menguji keimanannya.
Seluruh kekayaannya lenyap dan anak anaknya meninggal dunia.Sedangkan nabi Ayub menderita penyakit yang sangat dasyat.Konon penyakit tersebut bahkan tidak akan pernah di alami orang sebelum Nabi Ayub ataupun dirasakan orang setelahnya.Maka dari itu jika kita di ajarkan untuk mengamalkan surah Al-Anbiya ayat 83 dengan harapan memohon pertolongam untuk sembuh dari penykit yang diderita.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاَ يُّوْبَ اِذْ نَا دٰى رَبَّهٗۤ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَ نْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ
wa ayyuuba iz naadaa robbahuuu annii massaniyadh-dhurru wa angta ar-hamur-roohimiin
"dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.""
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 83).
Ketika Nabi Ayub miskin dan sakit parah,perlahan orang orang yang dulunya selalu didekatnya mulai meninggalkannya.Hanya satu orang yang masih setia yaitu istrinya bernama Siti Rahmah,yang juga pada akhirnya terpaksa disuruh meninggalkan Nabi Ayub karena mencari makanan.Hingga pada akhirnya kesabaran Nabi Ayyub membuahkan hasil.Nabi Ayub sembuh,harta dan kebahagiaannya bertambah dua kali lipat,dan Siti Rahmah kembali bersama dengan Nabi Ayub dengan Syarat dipukul dengan 100 lidi yang diikat.
Kembali dengan keadaan sekarang.Adnan dengan gelisah menuju tempat resepsionis.Menggunakan bahasa Inggris,Adnan menanyakan tentang keberadaan istrinya.Ada rasa bahagia setelah mengetahui bahwa Humaira memang dirawat di sana,namun Adnan harus kembali bersabar karena untuk sekarang pasien hanya diperbolehkan ditemani oleh satu wali,dengan kata lain orang lain selain wali tidak diperbolehkan menjenguk pasien.
Adnan hanya bisa terduduk lemas di bangku tunggu dan menyesali perbuatannya.Samar namun pasti Adnan mendengar suara yang tidak asing dan menoleh ternyata Kholid kakak Humaira baru saja lewat di depannya.
"Kholid,"panggil Adnan kepada laki laki bermasker dengan setelan kemeja berwarna navy.Mendengar namanya di panggil Kholid menoleh.Sempat terkejut dan menyiratkan kemarahan,akhirnya memutuskan untuk berlalu keluar dari rumah sakit dan mengabaikan Adnan.
Adnan yang yakin pun langsung mengejar Kholid yang meninggalkannya.
"Kholid,tunggu...!aku tau itu kau,kumohon dengarkan aku terlebih dahulu"Kholid berhenti sampai Adnan didepannya dengan nafas tak beraturan.Tanpa membuang waktu Kholid kangsung menghadiahkan pukulan di wajah Adnan.
"Tunggu Kholid!kumohon dengarkan aku,kau boleh membunuhku nanti,tapi kumohon biarkan aku bertemu Humaira"Adnan memegang bekas pukulan.
"Tunggu?katamu?hah!"
Buakk...,Kholid kembali melayangkan pukulan sampai adnan limbung dan jatuh ke tanah.
"Kau menyuruhku untuk menunggu bajingan yang tidak bertanggung jawab ini untuk menyakiti adikku lagi?hah,Demi Allah aku akan membunuhmu jika saja Humaira tidak mencegahku untuk melakukannya!"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Mine(End)
RomanceCerita masih lengkap cuma dalam perbaikan.Kerena emng banyak kesalahan. Allah memiliki rencana yang tak pernah kita duga begitu pula dengan jodoh,hanya allah yg berhak merencanakannya Begitu pula yg dialami ira,setelah ditinggal oleh laki laki yang...
