***
"Siapakah dia Ya Allah?
Seseorang yang akan datang
Menghalalkanku
Siapakah dia Ya Allah?
Seseorang yang akan berdiri tegap didepanku,ketika
Aku menghadap Kepada Mu
Siapakah dia Ya Allah?
Imam yang akan selalu menuntunku
Untuk berada dijalanmu."
Humaira malikul kholbu
***
Humaira pov
Hari ini adalah hari minggu,dan itu artinya adalah hari liburku.Seperti biasanya aku selalu menemani umi untuk berbelanja di pasar,memang dari kecil umi sudah membiasakan diriku untuk berbelanja di pasar tradisional,disamping harganya yang lebih murah,disana kita bisa juga mempererat tali silaturahmi yang baik antar penjual.
Kami berangkat kepasar dengan menggunakan motor matic kesayanganku.Setibanya di pasar,terlihat banyak penjual dan pembeli yang asyik dengan kegiatannya masing masing
"Umi hari ini umi mau masak apa"
"Tadi malam abi bilang sama umi,abi pengen makan ikan bakar,jadi hari ini umi mau buat ikan bakar"
"Umi....,tapi adek pengen makan sop ayam"
"Iya iya kalau begitu nanti kita buat sop ayam juga ya"
"Makasih umi," aku langsung memeluk umi
"Udah ah peluk2 nya,gak malu diliatin orang"
"Biarin,kan uminya adek" perlahan kulepaskan pelukanku
Setelah satu jam berlalu akhirnya kami selesai berbelanja.
Ketika kami menuju parkir tiba tiba seseorang memanggil umi
"Lisa..."
Sontak aku dan umi menoleh kebelakang mencari sumber suara,terlihat seorang wanita seumuran umi tersenyum dan menghampiri kami ditemani seseorang yang seperti pernah kulihat.Dan benar dia adalah laki laki yang bertamu dirumahku kemarin.
Oh tidak betapa malunya aku,jika dia melihatku,mengingat hal yg memalukan yang kulakukan kemarin,Ya Allah...beri aku ilmu menghilang...,apa yang harus kulakulan?,Ya Allah mengapa harus bertemu dengan dia.Tapi aku tersadar aku tidak boleh meratap karna meratap adalah perilaku orang orang jahiliah
Dari abu malik al-sy'ari,Nabi Saw bersabda,"Empat perkara pada umatku yang termasuk perbuatan jahiliyah,yang tidak ditinggalkan oleh mereka adalah membanggakan diri dengan keturunan,mencela nasab,meminta nujum kepada bintang bintang,dan meratap.batinku.Muslim dan Ahmad ).
Aku mencoba menenangkan diriku, mencoba rileks dan tidak mengeluh lagi.
"oke aku harus rileks,jangan terlihat gugup,Allah selalu bersamaku,semangat humaira" batinku.Dan dia semakin mendekat....
"Assalamualaikum jeng lisa,gimana kabarnya,udah lama kita gak ketemu ya" kata wanita tadi
"Walaikum salam jeng nia,alhamdulillah baik jeng.iya kita memang sudah lama tidak bertemu sekitar 20 tahun ya,maklum semenjak suami saya ditugaskan dikota ini saya tidak pernah pulang ke desa."
"Iya jeng,saya juga kesini mengunjungi anak semata wayang saya,furqon"
"Jadi furqon ini anaknya jeng nia ya"
"Iya,ngomong ngomong jeng lisa sudah kenal sama furqon"
"Iya kebetulan furqon ini temannya kholid,baru kemarin ke rumah saya.iya kan furqon"
"Iya tante,"
"Terus yang disamping jeng Lisa pasti ira kan" wanita itu tampak melirikku sementara aku hanya tersenyum kepadanya,dan tentu saja rasa gugupku bertambah ketika laki laki itu sekilas memandangku dan langsung mengalihkan pandangannya,tapi bisa kulihat dia seperti sedikit menahan tawanya,dikarnakan mengingat perilaku ku kemarin.Ya Allah...hilangkan rasa gugupku ini Ya Allah.
"Iya jeng ini ira"
" cantik banget....sepertinya cocok ini"
"Iya cocok banget" aku merasa ada kejanggalan dibalik kata kata umi karna umi tampak mengedipkan matanya,baru saja aku ingin bertanya tiba tiba laki laki bernama furqon itu mendahuluiku
"Cocok apa bunda"
"Gak papa kok" terlihat umi dan wanita itu tersenyum
"Oh ya jeng,sebelumnya maaf tapi saya harus pulang dulu ya,nanti ayahnya furqon kesepian" kata wanita itu
"Hmm baiklah kapan kapan mampir ke rumah saya ya" jawab umi
"Pasti saya akan kerumah mu" setelah itu mereka berpelukan dan pergi meninggalkan kami
"Assalamualaikum"
"Walaikum salam"
***
Assalamualaikum
Para sahabat yang dirahmati Allah.saya sanger berterima kasih atas support yang kalian berikan.jika Sudi bolehkah sahabat sekalian menyumbangkan bintang untuk isi ulang semngat saya hehehehe
KAMU SEDANG MEMBACA
My Mine(End)
RomanceCerita masih lengkap cuma dalam perbaikan.Kerena emng banyak kesalahan. Allah memiliki rencana yang tak pernah kita duga begitu pula dengan jodoh,hanya allah yg berhak merencanakannya Begitu pula yg dialami ira,setelah ditinggal oleh laki laki yang...
