"Nanti kalau aku ingin cake strawberry kau harus membuatnya lagi untukku yaa?"
"Eungg aku janji! Aku akan membuatnya untuk mu.."
Jisoo tersenyum miris, yaa Jisoo mengakui ini semua memang salahnya. Meninggalkan Taehyung bukan keinginan nya, tapi ia juga tidak punya pilihan. Impiannya lebih penting saat itu, dan Jisoo ingin mencapai impiannya. Jisoo tidak menyangka jika Taehyung akan berubah padanya.
"Salahmu sendiri Jisoo-ya, datang ke London pake hilang handphone, udah gitu lupa nomor telfon Taehyung lagi."gerutu Jisoo.
"Sekarang aku harus melakukan apa? Taehyung bersikap dingin padaku. Apa yang harus aku lakukan untuk menarik perhatian Taehyung kembali."
Sedang fokus berpikir tiba-tiba pintu kamarnya terketuk membuat Jisoo mendengus malas.
"Masukk!"
ceklek...
"Jisoo-ya kata Jimin besok jam 10, pakaian dan make-up nya sudah dikirim oleh Jimin tadi. Kau harus mempromosikan nya."kata Lisa seraya memberikan paperback untuk Jisoo.