11] Pertemuan keluarga

2.7K 215 1
                                        

Haiii aku lagi fokus buat UAS gaissss, soalnya sekarang uas pke smartphone hehehehe, aku mau belajar dengan sangat fokus biar bisa beli saham hybe sma SM AWOGAOWWGGG

yaudhlah ya, next aja yaaa, enjoy guys!!!

***

Tentang alfia, gadis cantik sholeha itu sudah mendambakan seorang gusnya itu sudah lama, cintanya yang sempat ia tolak dan sempat ia tak terima itu semakin hari semakin besar. Dia mengira kembalinya ke indonesia dengan gelar yang dia dapatkan membuat dirinya pantas untuk gusnya itu.

Namun ternyata, gusnya sudah mencintai seseorang wanita lain, wanita yang alfia tak tahu wajahnya seperti apa.

Kembali ke gus abyan, selesai sholat shubuh pun dia sudah bersiap-siap bersama orang tuanya. Begitu juga dengan galvin. Galvin sungguh antusias untuk ke semarang. Kota yang sangat galvin kagumi yaitu kota semarang.

"Jangan lupa pesan ustadz zakaria agar tetap memantau ndalem, abi" pesan ummi.

"Iya sudah, semua sudah terkendali, kita hanya perlu berangkat saja sekarang"

"Galvin engga sabar liat santriwati-santriwati cakep di sana"

Galvin langsung di timpuk menggunakan jaket oleh gus abyan. "Istigfar vin"

"Kamu kaya engga tahu hukum islam aja, kalau kamu ngomong kaya gitu, kaya engga berpendidikan tahu, anaknya pemilik pesantren kok ngomong nya gitu, ka—"

"Sutttt, gus abyan jangan lanjutin. Iya galvin tahu, kalo ceramah terus ini sarapan engga akan jadi-jadi. Kenyang sama omelan" ucap galvin sebal.

Abi hasan tak habis fikir dengan tingkah kedua anaknya ini, benar-benar seperti anak kecil.

Selesai sarapan, mereka pun berangkat ke semarang, yang menjaga pesantren adalah ustadz zakaria, orang kepercayaan abi hasan.

***

Setelah sampai di semarang, mereka mampir dulu di restaurant milik gus abyan, mereka makan dulu disana, lalu selanjutnya perjalanan menuju ponpes al-musthofa.

Saat memasuki perkarangan pesantren, keadaan pesantren begitu sepi, dikarenakan semua menuju ke madrasah untuk bersekolah.

Dan abyan pun turun dan membukakan pintu untuk abi dan umminya, galvin juga turun dari mobil. Dia mengambil tas ranselnya, lalu membukakan bagasi dan membawa tas milik abi dan umminya.

"Masyaallah, semakin bagus dan semakin besar ya" ujar ummi khadijah.

"Alhamdulillah" jawab gus abyan.

Gus abyan pun mengajak abi dan umminya ke ndalem terlebih dahulu, dan menyuruh galvin menaruh barang di rumah yang di tempati gus abyan.

"Asslamualaikum" seru abi hasan, ummi khadijah dan gus abyan bersamaan.

Semua menyambut dengan penuh kehangatan dan senyuman. "Waalaikumsalam" jawabnya.

Mereka tahu jika orang tua gus abyan akan datang, jadi mereka sudah mempersiapkan segala persiapan untuk makan siang dan lain-lain. Abyan menelfon mereka semalam.

"Masyaallah hasan, apa kabar" ujar kyai abdullah.

"Sangat baik abdullah"

SAJADAH CINTATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang