Julian baru saja membuka mata. Dia menatap seisi ruangan yang sudah kosong sekarang. Tidak ada siapa-siapa. Karena dia memang tidak memiliki orang dekat selain Meghan di Jakarta.
Ceklek...
Pintu tiba-tiba saja terbuka. Jayden pelakunya. Dia baru saja menelepon seseorang. Sebab dia berniat melaporkan hal ini ke polisi segera. Karena Julian sudah divisum juga.
Ya. Meskipun dia tahu jika Meghan pasti akan bisa bebas dengan mudah. Namun Jayden ingin pria itu jerah dan menghentikan perbuatan. Apalagi ini sudah sangat keterlaluan. Sebab Julian harus koma selama dua hari karena mengalami gegar otak ringan.
"Baru bangun? Ada yang sakit?"
Julian menggeleng pelan. Karena pusing yang dirasakan tidak seberapa. Mengingat dia sudah terlalu sering mendapat rasa sakit yang lebih dari sekarang.
"Minum dulu!"
Julian langsung menegak habis air minum yang baru saja Jayden berikan. Lalu menatap pintu sekarang. Sebab takut tiba-tiba saja Meghan datang.
"Kamu tidak memberitahu siapapun, kan? Carla, dia tidak tahu keadaanku, kan?"
Jayden mengangguk singkat. Sebab itu adalah ucapan terakhir yang Julian katakan sebelum dia tidak sadar. Karena tidak ingin masalah semakin runyam. Mengingat Carla pasti akan langsung mengadu pada orang tuanya.
"Aku sudah melakukan visum dan berencana melaporkan Meghan. Meskipun dia tidak bisa dipenjara, aku hanya ingin melihatnya jera. Agar tidak ada korban lagi di masa depan."
Jayden mulai menarik kursi yang akan diduduki sekarang. Lalu menatap Julian yang kini masih pucat. Dengan perban yang juga melingkari kepala.
"Kamu akan putus dengan Meghan, kan? Aku sudah mengemasi barang-barangmu dari sana. Pakaian, surat-surat penting dan alat elektronik juga. Kamu tenang saja. Aku akan melindungimu dari jangkauan Meghan."
Julian sudah berkaca-kaca sekarang. Sebab dia benar-benar tidak menyangka jika Jayden bisa sepeduli ini padanya. Iya, Julian tahu jika Jayden tertarik padanya. Itu sebabnya dia langsung mendial nomor si pria saat dia tengah sekarat dan butuh pertolongan. Dia juga yang memberi tahu kode akses apartemen Meghan sehingga pria itu bisa mengambil barang-barangnya saat si pemilik unit lengah.
"Aku tahu Meghan berkuasa. Tapi aku jamin dia tidak akan bisa menyentuhmu barang sejengkal saat aku masih ada."
Jayden mulai merapikan rambut Julian. Sebab rambut panjangnya masih berantakan. Karena dua hari selalu rebahan dan tidak pernah sisiran.
"Apa setelah tahu keburukanku, kamu masih akan membantuku?"
Tanya Julian tiba-tiba. Dengan isakan yang mulai terdengar. Membuat Jayden langsung menyentuh salah satu tangannya. Menggenggam pelan seolah sedang memberi kekuatan.
"Tentu! Tidak ada manusia yang sempurna. Aku juga punya keburukan. Aku akan tetap membantu mau seburuk apapun masa lalumu, Julian."
Julian mulai menarik nafas panjang. Sebelum akhirnya menceritakan semuanya. Tentang apa yang telah selama ini Meghan lakukan padanya. Serta, setiap ancaman yang akan pria itu ucapkan untuk memanipulasi dirinya.
Menanamkan jika Julian adalah sampah dan manusia yang paling menjijikkan di dunia. Sedangkan Meghan adalah sang penyelamat hidupnya. Dan sialnya lagi, Julian juga telah dibuat jatuh cinta akan semua perlakuan lembutnya.
Jayden ikut menangis di tengah cerita. Dia juga langsung memeluk si wanita agar membuat Julian tenang. Sebab saat ini, nafasnya mulai tersenggal karena isakan terus keluar dibarengi dengan rasa sesak di dada.
"Aku janji akan melindungimu meskipun hal paling buruk terjadi padamu."
Jayden sungguh-sungguh akan menepati ucapan. Karena sejak awal dia memang tidak berharap terlalu banyak pada Julian. Mengingat kehidupannya juga liar saat di Amerika.
Hal seperti ini juga sudah sering ditemui di sana. Karena selain belajar bisnis, dia juga belajar tentang psikologi. Hal itu pula yang membuatnya bisa lebih berempati. Memiliki banyak teman dari berbagai lini.
Bahkan, dia sering menjadi tempat konsultasi gratis. Apalagi masalah percintaan teman-temannya yang sangat dramatis. Perihal revenge porn seperti ini, jelas bukan hal baru bagi Jayden lagi. Karena hampir seluruh temannya pernah mengkhawatirkan hal ini saat ingin keluar dari hubungan yang toxic.
Tbc...
![MANIPULATIVE [END]](https://img.wattpad.com/cover/330145518-64-k941598.jpg)