14📱Berlibur (2)

230 43 0
                                    

Sejak pukul sembilan malam Daniel berusaha untuk tidur karena besok mereka berencana pergi ke taman bermain, tapi otaknya masih saja dipenuhi akan Joanne.

Daniel menyerah, ia memilih keluar kamar untuk mencari udara segar pada jam dua dini hari. Ia berharap bisa segera tidur setelah ini.

"Kenapa lo?" Tanya Wira saat melihat Daniel keluar kamar.

Daniel sedikit tersentak, "Lo ngapain jam segini nonton TV Wir?"

"Nonton bola gue."

"Besok kita mau pergi jauh malah begadang."

"Lah lo sendiri jam segini malah keluar kamar."

Daniel memutuskan untuk ikut duduk bersama sahabatnya tersebut, "Gue enggak bisa tidur anjir." Keluhnya.

"Lo enggak papa kan?" Tanya Wira dengan nada penuh kekhawatiran.

"Tenang aja gue enggak papa."

"Terus kenapa enggak bisa tidur?"

"Enggak tahu gue juga bingung yang pasti bukan gara-gara sakit gue kambuh jadi lo tenang aja." Bohong Daniel karena ia tidak mau Wira menggodanya jika tahu alasan sebenarnya.

"Lega gue dengernya karena bukan karena lo sakit,"

"Ya udah nonton bola sama gue aja." Daniel mengangguk.

Baru setengah permainan Wira justru ketiduran. Daniel yang melihat hal tersebut memilih membuka ponselnya untuk menghilangkan kejenuhan menunggu babak kedua.

Mata Daniel membulat sempurna saat postingan Joanne muncul diberanda miliknya karena dikomentari oleh Catur.

Mata Daniel membulat sempurna saat postingan Joanne muncul diberanda miliknya karena dikomentari oleh Catur

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Anjing!" Pekiknya cukup heboh.

Wira yang sudah dialam mimpi tersentak mendengar pekikan Daniel.

"Hah anjing?! Mana anjingnya?!" Tanya Wira heboh sambil mengeluarkan jurus-jurus karate yang ia pelajari semasa SD.

"Di rumah Catur." Balas Daniel sambil tersenyum.

Wira mendorong tubuh Daniel cukup keras, "Ah monyet lu bikin gue kaget aja."

"Ya lo katanya mau nonton bola eh malah bolanya yang nontonin lo tidur." Cibir Daniel.

"Dih ya suka-suka gue." Balas Wira dengan sewot.

Wira kembali menonton bola saat babak kedua dimulai ditemani Daniel yang justru fokus menjelajahi akun sosmed Joanne. Entah pukul berapa mereka berdua tidur yang pasti mereka ketiduran disofa dengan TV yang masih menyala.

"Heh bangun lo berdua." Catur menggoyangkan-goyangkan tubuh kedua sahabatnya tersebut.

"Bentar lima menit lagi Ma." Racau Wira yang masih memejamkan mata.

Catur mendorong tubuh Wira, "Gue bukan nyokap lo anjir!"

"Kak bangun sarapan dulu." Yastin berusaha membantu Catur

Jodoh di Tangan Netizen II Yeonjun Ryujin ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang