TIPS MENULIS #163 : Biar Gak Mager Nulis

410 43 16
                                        

Ini adalah masalah yang sering dialami penulis.

Ketika sudah punya ide cerita, sudah punya plot, kok malah males nulis :(

Aku juga pernah mengalaminya...

Berdasarakan pengalaman pribadi dan riset, inilah beberapa tips untuk mengatasi mager nulis!

1. Buat Poin Cerita

Seperti yang sering aku bilang. Membuat poin cerita atau plot point akan memudahkanmu menulis cerita.

Poin cerita bisa berupa runtutan scene atau hanya urutan kejadian yang membangun setiap bab ceritamu.

Contoh poin cerita :

Back to The Future

BAB 1

Marty mengunjungi rumah Doc Brown

Marty terlambat sekolah

Marty dimarahi kepala sekolah

Marty berjanji akan membawa Jennifer (pacarnya) ke danau dengan mobil ayahnya

Marty pulang ke rumah, mobil ayahnya rusak setelah dipinjam oleh bos ayahnya yang tidak bertanggung jawab

Marty melihat ayahnya (George) malah dimarahi oleh bosnya (Biff), tapi ayahnya hanya diam saja tidak melawan, itu membuat Marty kecewa

Marty makan malam bersama keluarganya yang sederhana, menutupi kesedihan mereka dengan sedikit humor, meski begitu mereka saling mencintai dan ibu Marty menceritakan bagaimana bertemu dengan ayah Marty dulu

BAB 2

Marty bangun tengah malam karena telepon dari Doc Brown

Marty mengunjungi tempat janjian dengan Doc Brown

Doc Brown memperlihatkan mobil mesin waktu

Doc Brown menyuruh Marty merekam saat mencoba mobil mesin waktu dengan anjingnya sebagai percobaan

Percobaan berhasil, Doc Brown hendak mencoba mesin waktu sendiri

Teroris Libya menyerang mereka

Teroris Libya menembak Doc Brown

Doc Brown tewas

Marty kabur dengan mobil mesin waktu

Tanpa sengaja mengirim Marty ke tahun 1955

BAB 3

Marty berada di tahun 1955 di lahan pinus

Mobil mesin waktunya menabrak kandang ternak

dst

Kamu bisa menulis poin cerita ini di kertas atau di catatan HP-mu.

Kamu juga memberikan poin tiap bab misalnya :

BAB 1 : Kehidupan Marty awalnya

BAB 2 : Mesin waktu

BAB 3 : 1955

Itu bisa membantumu fokus pada apa yang harus ditulis.

2. Anggap Ceritamu Biasa Saja

Aku tahu aku sering bilang anggap ceritamu sebagai anakmu sendiri yang harus kamu banggain, tapi itu adalah ketika kamu mempromosikannya.

Ketika menulis, anggaplah bahwa ceritamu adalah cerita lain yang harus kamu tulis. Maka kata-kata akan terasa mudah keluar dari otakmu.

Jika kamu terlalu bangga di awal dengan ceritamu padahal kamu belum menulis apa-apa, kamu hanya akan berakhir dengan kertas kosong.

Cara Cepat Menjadi Penulis Hebat : TIPS MENULISCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang