Semenjak kejadian di Grand Flower tempo hari, Hubungan Soobin dan Jeno menjadi semakin erat, keduanya selalu melekat layaknya perangko. Bahkan Yeonjun dan Beomgyu yang setiap hari menjadi nyamuk di rumah hanya dapat menghela nafas lelah. Benar benar keterlaluan bermesraan di depan jomblo.
Dengan begitu dua bulan berlalu begitu singkat, banyak kenangan indah terjadi di antara keduanya. Seperti berikut...
Memories
"Cantik?"
"Um, Cantik" Jeno mengangguk dengan senyumannya.
"Tapi gak secantik kamu"
"Hahaha"
.
"Buah apa yang bikin bingung?" Soobin menatap Jeno dengan pandangan iseng.
"Ha? Buah bikin bingung? Emang ada?" Ujar Jeno kebingungan.
"Ada, Buah Jeruk"
"Oh! Oke oke aku tau sekarang" angguk Jeno serius.
"Dih? Kok gak bingung?" Soobin merasa gagal menjaili Jeno jika begini, dia fikir Jeno akan kebingungan mengapa bisa Jeruk? Tapi ternyata dugaannya salah pacarnya ini memang aneh.
"Loh? Suka suka aku dong" Jeno dengan bangga menatap Soobin.
.
"Sayang! Selamat satu bulan pacaran! Hihi!"
"Hahaha, Selamat juga Ayang~" tawa Jeno ketika Soobin memeluknya erat dari belakang.
.
"Happy birthday Ubin! Panjang umur juga sehat selalu ya! Makin sayang sama Jeno!" Jeno mengucapkan selamat sembari menyodorkan cake dengan lilin menyala di atasnya pada Soobin.
"Makasih Sayang" Soobin memejamkan matanya membuat permintaan lalu meniup lilin, setelah itu dia mengecup kening Jeno cukup lama.
"Hihi~" Jeno terkikik pelan mencium bibir Soobin menyebabkan keduanya saling berpangutan.
.
"Pinter banget Nyonya Choi!" Soobin terkekeh mengusak surai hitam Jeno membuat pihak lain cemberut.
"Jangan berantakin rambut aku!" Serunya kesal.
.
"Jeno"
"Um?" Jeno menoleh.
"Kamu cantik"
"Ngardus nih mulai"
"Jeno"
"Hum??"
"Kenapa kamu gemesin? Kamu manis banget, imut, lucu juga. Jadi pengen aku milikin"
"Kan udah punya kamu"
"Hahaha bisa juga ya kamu"
"Hehe kamu yang ngajarin juga hu~"
End of Memories
Begitulah kisah keduanya dua bulan terakhir ini. Dan besok adalah ulang tahun Jeno, Soobin berjanji mengajaknya memandang langit dari atas bangunan tinggi untuk menunggu melewati jam dua belas karna mumpung besok tanggal merah.
"Yuk berangkat!"
Soobin mengangguk, berjalan kaki bersama Jeno menuju ke sekolah, sesampainya di Sekolah mereka langsung berjalan menuju kelas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Circle Of Destiny ✓
RandomJeno dan Jaemin adalah saudara kembar, tetapi mengapa kehidupan mereka sangat berbeda? Bxb Soobjen Hyuckno Jeno x all
