12.

457 88 42
                                        

Malam itu juga mereka langsung berangkat menuju rumah Mikha yang berada dipinggir kota, letaknya kurang lebih 30 menit dari kedai kopi tempat mereka tadi.

Mereka semua turun dari mobil, menatap sekeliling rumah Mikha yang terlihat agak seram, karena rumah Mikha adalah rumah tua dan jadi satu-satunya bangunan rumah disepanjang jalan sepi penduduk, sekeliling rumahnya adalah kebun dan sawah.

"Ayo masuk" Mikha mempersilahkan tamu-tamunya untuk masuk usai ia membuka kunci rumahnya.

Dan begitu mereka semua masuk hawa mistis langsung menyeruak, mereka disambut dengan interior rumah kuno seperti jaman penjajahan belanda dan pajangan kepala rusa yang terpajang diruang tamunya. Suasana dirumah Mikha benar-benar berbeda, kental suasana mistik.

Mereka semua dipersilahkan duduk diruang tamu.

"Kalo disini, mereka gak bisa masuk. Jadi kita bebas mau ngebahas apa aja" ucap Mikha.

"Mereka?" tanya Yayang.

"Tadi, kalian diikutin sama banyak arwah, ada 7"

Yerisha tercengang "Buset, banyak amat"

"Cocok tuh bikin boyband" celetuk Megan dan perutnya langsung disikut sama Lucky

"Tapi energi yang paling kuat arwah perempuan itu"

Lucky menjentikkan jari "Nah, itu tuh setan yang sering gangguin kita"

"Iya, dan dia juga yang mau kita cari tau. Lo bisa komunikasi sama dia? kalo bisa tolong tanyain dimana mayat dia? trus gimana caranya biar dia gak gangguin kita lagi" pinta Thania.

"Ada fotonya?" Tanya Mikha

Yerisha buru-buru mencari postingan foto di sosial media Karina lalu menyerahkannya pada Mikha.

Mikha memejamkan mata usai melihat foto Karina, lantas ia menarik nafas dalam lalu membuangnya pelan-pelan, hal itu ia lakukan sebanyak tiga kali

"Namanya Karina" kata Mikha usai membuka kembali matany.

Mereka berdecak kagum karena Mikha menyebut nama Itu, mereka speechless karena Mikha tau nama Karina sebelum mereka memberi tahu bahwa yang mereka maksud adalah Karina.

"Wah ternyata lo emang dukun beneran bisa tau namanya Karina" Kagum Thania.

"Ini kan ada username ig nya"

Thania mencebikkan bibirnya kesal, baru juga muji, kirain sakti beneran.

"Ya... Karina emang udah mati" ucap Mikha santai seraya mengembalikan ponsel Yerish.

"Lo bisa tanya dimana mayatnya?" tanya Lucky

"Gue gak berhak nanya itu langsung ke dia, karena gue adalah orang asing. tapi gue bisa bantu jadi perantara, salah satu dari kalian yang harus ketemu dan nanya langsung sama Karina"

"Cara nanyanya gimana? kan dia lagi gak nampakin diri" balas Thania.

"Masuk kealam mereka" Mikha langsung menyeringai saat melihat 6 dari 7 orang didepannya seketika pucat.

Mereka berenam kecuali Megan mulai saling tatap, mereka terlalu takut jika mengambil resiko masuk kealam lain.

"Apaansi alam lain alam lain, udah kayak konten youtube settingan yang biasa lo tonton" bisik Megan julid ditelinga Lucky.

"Kayaknya lo cocok deh" Mikha tiba-tiba menunjuk Megan.

"Dih? kenapa gue?" Megan yang ditunjuk tidak terima.

"Karena diantara mereka berenam, energi lo yang paling kuat. energi lo kuat karena kadar rasa takut lo sedikit, jadi lo cocok si"

"Gak!" tolak Megan mentah-mentah, namun seluruh mata orang-orang malah dengan kompak memelas dan menatapnya penuh harap seolah Megan adalah harapan satu-satunya yang mereka miliki.

Lantai 3 SastraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang