''sampai jumpa nanti, Phoenix'' aku memberi nya senyuman singkat, Harry membalasnya, dan betapa kaget nya aku ketika Harry menarik ku dan menempelkan bibir sensual nya ke bibir ku, sialan aku tidak bisa melepas nya, Harry terus memaksa ku untuk membuka mulut dan membiarkan lidah nya masuk, aku sempat menolaknya namun yah akhirnya aku membiarkan nya, dalam artian mungkin aku membalas ciuman panas nya ini
Harry melepaskan ciuman nya secara mendadak, hampir saja aku kembali menarik nya namun aku mengurungkan niat ku, sialan kau
''masuk sana, kau bisa meminta ku untuk mencium mu kapan saja tapi hari ini aku harus pergi'' aku mengulas senyuman pelangi di wajah ku, lalu aku pun memutar tubuh ku berniat untuk keluar
namun Harry menarik ku lagi, oh apa ia akan mencium ku lagi?
''hey apa kau baru saja marah karena aku melepaskan ciuman nya secara mendadak?'' this is so embarrassing! Dengan kecepatan kilat aku menatap nya tajam, Harry tidak peduli akan itu ia justru tertawa keras, apa ia mempermainkan ku? Jika ya aku akan membunuhnya setelah Melissa
''kemari lah, akan ku beri kau sekali lagi'' Harry menyodorkan bibir sensual nya itu dan memejamkan mata nya, apa ia fikir aku akan melahap bibir nya? Um mungkin ya. Hampir saja, hampir saja.. aku menggeleng cepat dan menampar nya
''Pervert!'' kali ini Harry membiarkan ku pergi, aku berlari keluar dari mobil nya, kuharap ia tak menggoda ku lagi,sudah cukup tadi aku menahan rasa ku, jangan lagi. Aku memutar kepalaku, mendapati Hary memegangi pipi nya sambil mengigit bibir bawah nya, oh if I can I will Styles
menampar diriku kebawah, astaga bagaimana aku bisa mesum seperti ini?
from Styles :
if I can I will kiss you hard right now
tanpa sadar aku tersenyum membaca nya, baiklah mungkin ini adalah satu dari sekian banyak pesan dari Harry yang ia gunakan untuk menggoda ku dan yang ini cukup manis kurasa
aku tahu Harry masih di sana, jadi aku mempercepat langkah ku agar cepat sampai ke kenop pintu dan memutar nya keras
from Styles :
oh my god, look at her American hot ass!
aku tertawa setiba nya di depan pintu saat membaca pesan nya, benarkah ia baru saja memuji bokong ku? Astaga persetan kau Styles
sebelum aku masuk aku sempat memberi nya jari tengah, namun lihat lah si gila ini, ia justru memberi ku flying kiss astaga, ia benar benar gila
aku pun memutar kenop pintu ini dan masuk, dan langsung berlari ke kamar dan menghiraukan Dad yang sedang menonton berita, kematian Grande
astaga berita itu kan sudah 1 bulan yang lalu? Toh si pelaku palsu pun sudah di tangkap, untuk apalagi saluran tv ini menayangkan berita ini lagi? So last week
''...menurut saksi mata, sang pelaku asli adalah wanita, di ketahui pelaku ini memiliki rambut coklat, tidak diketahui dengan jelas wajah wanita ini karena saat kejadian CCTV kamar Ariana Grande mati dan lampu kamar nya redup, diduga ini adalah perbuatan Haters yang ingin menjatuhkan Ariana..''
apa? Haters? Oh tidak, aku penggemar berat nya! Masih penggemar berat nya walaupun ia sudah mati, aku masih mendengarkan lagu nya Baby I, namun ini adalah salah nya! Ia memutuskan Big Sean untuk mendekati Niall, astaga kelakuan nya tak jauh beda dengan jalang kelas murah yang mengincar pelanggan
aku menggerenyit jijik mendengar berita tentang si busuk Grande itu, sadar akan kehadiran ku Dad memalingkan wajah nya ke arah ku
''Diana, kau baru pulang?''
''ya ayah'' jawab ku singkat
''dengan siapa?''
''per—Harry'' sialan aku hampir keceplosan!
''oh, oke baiklah'' dan dengan berakhirnya itu aku langsung pergi ke kamar untuk mencari informasi tentang Melissa, mendadak amarah ku memuncak mengingat nama nya
***
tik tik tik
Melissa Anne Whitelaw Horan, menurut berita yang beredar mereka sedang berlibur ke spanyol untuk merayakan ulang tahun Theo Horan, yang tak lain adalah sepupu Niall Horan.
klik disini untuk melihat foto-foto mesra mereka
Horan melamar Whitelaw? Wah! Hati Horan Holic rontok nih! Klik disini untuk membaca artikel lebih lanjut...
apa pendapat Greg, sang kakak tentang Melissa? Klik disini untuk membaca artikel lebih lanjut...
Horan akan menikahi Whitelaw di PARIS?! Klik disini untuk membaca artikel lebih lanjut...
''oh, great'' gumam ku membaca iklan bodoh yang menyuruh ku untuk membuka artikel lebih lanjut jika aku ingin tahu tentang gossip itu, gila! Terlalu banyak iklan, jika begini chrome ku bisa lambat, sekarang saja aku sudah membuka 35 tab hanya untuk mengetahui berita terbaru tentang Niall Horan dan Melissa
mengacak acak rambut ku asal, aku memutuskan untuk langsung turun tangan mengahadapi ini, untuk apa berita bodoh ini? Aku yakin Niall pasti memiliki banyak undangan untuk perlombaan golf yang harus ia hadiri, tidak mungkin ia akan pergi berlibur ke spanyol, omong-omong aku tidak tahu ulang tahun Theo, untuk apa aku tau? Dan tidak mungkin juga Niall melamar Melissa, ayolah hubungan mereka baru berjalan 2 minggu, jika ya Niall melamar Melissa dan jalang itu menerima nya, berarti benar Melissa termasuk wanita gampangan dalam memilih seseorang yang akan membina hidup nya kelak,
menutup laptop ku asal, aku memutuskan untuk mandi dan membersihkan tubuh yang sudah terasa lengket ini.
***
''Diana, kau mau kemana malam-malam begini?'' Tanya Dad ketika menyadari aku yang hendak mengendap endap keluar, err aku benci berbohong sebenar nya
''aku—aku mau ke rumah Harry'' aku tidak berbohong, yeaa
''Harry? Apa ia ulang tahun?'' aku memutar bola mata ku,astaga pria ini banyak sekali bertanya sih!
''um—yeah, aku akan berkunjung ke rumah nya dan membantu nya meniup lilin nya. Um—bye!'' aku pun bergegas lari—sekaligus menghindari pertanyaan selanjutnya—Nampak Harry sudah ada di seberang jalan dengan mobil hitam nya, Harry bersender di mobil nya dan menurunkan kacamatanya ketika melihat ku mulai mendekat
''celana mu kurang pendek pho'' Harry tertawa, seperti meremehkan. Aku hanya mengabaikannya dan menarik pintu di sebelah nya, Harry masih diam dan menatapi ku—oh mungkin pahaku
sadar akan tatapan tajam ku, Harry pun akhirnya masuk ke mobil nya dan mulai menyalakan mesin
''kau tahu? Aku merindukan seseorang'' papar Harry yang memecah keheningan, aku melirik ke arah nya seperti bertanya tanpa suara siapa? Namun seperti nya si bodoh ini tidak mengerti maksud ku
''siapa? Bodoh.'' Aku hanya memutar bola mata ku dan kembali memainkan ponsel ku, seperti biasa yah.. mencari tahu tentang Melissa
''aku lupa wajah nya, aku lupa semua tentang nya, namun aku ingat namanya'' aku mengangguk singkat tanpa melirik nya
''siapa?'' Tanya ku, lagi, aku tidak melirik nya sama sekali aku terlalu sibuk dengan ponsel ku dan beberapa artikel yang sedang ku baca di beberapa laman web
''Di—Diana'' entah aku terlalu dramatis atau apa, aku menjatuhkan ponsel ku dan jantung ku berdegup kencang, ia merindukan Diana?
A/N: soooo the weather heheeh
all the love .x
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Diana [H.S]
FanfictionHe said 'Let's get out of this town' i said 'I know places we can hide.' - Copyright 2015 © by hoodjan All Right Reserved
![Bad Diana [H.S]](https://img.wattpad.com/cover/42240436-64-k358920.jpg)