''Ya bajingan! Kau seharusnya sadar! Ini salah mu! keparat!'' Suara Harry menyadarkan ku dari tidur yang entah dari kapan aku berbaring disini. Aku pun berusaha bangun dengan menahan badan ku dengan sikut ku, rasanya kembali nyeri, bagus aku kembali menghantam tanah dengan keras sampai-sampai sakit ditubuh ku bertambah. Sialan, siapa yang menabrak ku tadi?
Karena penasaran, aku pun turun dari kasur ruang kesehatan yang ku yakini di bandara ini. Dengan menahan sakit dibagian punggung belakang ku, aku pun berjalan dengan langkah tertatih. Aku pun bisa dengan jelas menangkap bayangan Harry dari balik pintu kaca ini.
''Hey bung, aku kan sudah bilang aku tidak sengaja! Aku harus pergi, istri ku membutuhkan ku di London!''
''Hey kau Asshole,'' Aku memutar bola mataku ketika mendengar kata-kata kasar Harry, padahal yang terjatuh itu aku, namun mengapa justru emosi Harry yang meluap-luap? ''Kau harus bertanggung jawab akan perbuatan mu, masalah istri mu? itu urusan mu! kau sendiri yang membuat masalah!''
''Dia yang berjalan mundur, aku sedang terburu-buru!'' Mereka saling adu mulut diluar sana, aku masih bertahan dalam posisi ku, menguping.
''Aku tidak peduli! Diamlah disini dan minta maaf pada Phoenix setelah ia sadar!''
''Arghtt,'' Erang pria berjas rapi itu ''Tak bisakah kau sampaikan saja permintaan maafku? Aku sedang terburu-buru! Pesawat ku akan berangkat 1 jam lagi!''
''Itu masih lama, Phoenix akan sadar sebentar lagi!''
''Bagaimana kau tahu? Bagaimana kau tahu ia akan sadar 1 jam lagi? Bagaimana jika tidak?!''
''Itu urusan mu!''
''Oke, ini adalah urusan ku, jadi ini adalah hak ku jika aku ingin pergi, permisi!'' Pria itu berjalan melewati Harry namun Harry menghadang nya dan langsung meninju bagian pipi nya, sial. Aku pun langsung keluar dari tempat persembunyian ku, aku tidak bisa membiarkan Harry membuat onar disini apalagi jika sampai polisi menemukannya, dan.. polisi akan mengenali Harry!
''HARRY STOP!'' Aku mendorong Harry kebelakang dengan sekuat tenaga juga menahan rasa sakit saat harus menahan tubuh Harry yang keras, deru nafas Harry begitu terasa juga detak jantungnya tak karuan, ia marah besar
''KEPARAT!'' Rutuk Harry pada pria berjas itu, entah siapa namanya namun setelah ini aku harus menanyakannya dan meminta maaf padanya
''STOP, HARRY! FUCK YOUR EMOTIONAL!'' Dengan berteriaknya aku, Harry melemaskan badannya sehingga aku bisa dengan mudah mendorongnya mundur, lalu Harry berhenti bernafas dengan tempo cepat, lambat-laun nafasnya kembali normal, namun detak jantung nya masih tidak normal. Harry menatap ku, lalu memeluk setengah tubuh ku dengan satu tangannya, aku pun dengan cepat menepis tangan nya dan menghindar
''Get off.'' Kata ku ketus, bagaimana pun juga aku tidak menyukai sifat temperamental Harry yang begitu tinggi, menurut ku, ia terlalu membesar-besar kan masalah, padahal aku sendiri yang menjadi kroban tidak terlalu mempermasalahkannya karena memang aku juga salah akan hal ini, namun entah apa yang ada difikiran Harry sehingga ia begitu marah saat ini
''Pho..'' Suaranya melemah dan ia berjalan pelan ke arah ku, ''Stay Away,'' Jawab ku, pria berjas itu pun akhirnya bangkit sambil memegangi sudut bibir nya yang berdarah, untung saja disini sepi jadi tidak ada yang melihat aksi tinju Harry
''Mr..?''
''Jadi kau yang bernama Phoenix?!'' Katanya, suaranya naik setengah oktav dari suara normal, aku terlonjak kaget mendengar bentakkan suara nya, aku pun mengangguk kaku menjawab pertanyaannya ''Ya—ya, itu aku. Maafkan teman ku, Harry.'' Kata ku dengan sopan
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Diana [H.S]
FanfictionHe said 'Let's get out of this town' i said 'I know places we can hide.' - Copyright 2015 © by hoodjan All Right Reserved
![Bad Diana [H.S]](https://img.wattpad.com/cover/42240436-64-k358920.jpg)