"Kamu penuhi kebutuhan saya di ranjang, saya penuhi kebutuhan foya-foya kamu."
"Dasar cowok sintingggg!"
•••
Dilarang pulang malam malah pulang pagi?!
Akibat kebebalan diri sendiri, Steffie Gunawan dipaksa menerima kenyataan ketika kedua orang tuan...
Minggu gini ngapain nih? Kalau aku sih.. aku jomblo aku diem di rumah sambil revisi typo Ada Apa Dengan Mantan biar bisa update
Heran deh udah di revisi aja masih ada typo apa lagi belum. Takut kalian pusing bacanya😂
Yaudah yuk! Langsung kita masuk part 11😉
Happy reading😘
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Laura kini sedang kawatir. Dia baru mendapat kabar dari calon menantunya bahwa putri kesayanganya kabur!
Ada sedikit penyesalan dalam dirinya kala mendengar kabar tersebut. Setelah dia ingat ulang mungkin ini karma baginya.
Dulu saat pertama kali mendengar perusahaan keluarga Sean sedang goyah, wanita itu langsung menemui Sean secara pribadi esok harinya. Dia meminta Sean untuk berpisah dengan putrinya.
Dia pikir dengan cara itu putrinya tak perlu hidup susah dengan Sean, putrinya yang manis tak perlu mengalami masa sulit dan hidup merana hanya karena alasan cinta.
Bukan tanpa alasan!
Semenjak kejadian dua sijoli itu di restui, Steffie selalu bercerita tentang manisnya Sean pada sang ibu. Steffie juga bercerita tentang bagaimana Sean mampu menyentuh hatinya agar mau sedikit berfikir jernih dalam setiap tindakan nakal dan implusifnya.
Setelah di pikir pun Laura mulai sadar. Dulu Steffie sangat nakal dan susah di atur, bahkan dia hobis sekali genit dengan lelaki lain. Sampai saat sedang arisan, dia pernah di sindir oleh mama dari mantan pacar Steffie yang mengatakan bahwa putrinya berselingkuh di depan anaknya.
Ini bukan di belakang lagi! Tapi di depan pacarnya!
Setelah di cross check ternya putrinya bukan berselingkuh tetapi hanya mengedipkan mata dan memuji lelaki lain di hadapan kekasihnya.
Tapi itu tetap bukan hal yang baik bukan?
Laura sangat berterima kasih pada Sean kala itu, tapi dia tak bisa melepaskan putrinya kepada lelaki yang akan hancur.
Dan ketika berita tentang kebangkrutan perusahaan keluarga Sean telah di ungkap ke media, putrinya langsung pergi menuju rumah Sean. Namun tak sampai satu jam Steffie pulang dengan keadaan kacau sambil berucap bahwa Sean berselingkuh.
Laura pikir itu cara Sean agar biasa mengakhiri hubungan keduanya meski dia sedikit bingung karena awalnya Sean dengan teguh bilang akan segera bangkit untuk Steffie.
'mungkin dia menyerah' batin Laura kala itu.
Siapa sangka dalam kurun waktu setahun perusahaan yang tadinya hampir tumbang bisa bangkit dengan cepat. Entah apa yang di lakukan hingga tak ada pemecatan karyawan di perusahaan Sean kala itu. Bahkan kabarnya dengan loyal para karyawan disana mau di gaji separuh dan bekerja sama untuk membangkitkan perusahaan kembali.