MTM 14

19.3K 623 31
                                        

Wajib vote sebelum membaca!!

Hai hai balik lagi sama gigi.

Kalian sebenernya suka gak kalau aku update tiap hari?

Bukan apa apa nih, tapi kayak gak excited tiap aku update

Yang kasih komentar sama yang vote dikit sekali gak sampek seratus padahal yang baca ratusan.

Hari ini aku mungkin update 4-5 part.

Tapi kalau vote sama komentarnya masih dikit, kemungkinan gak aku lanjutin karena sepertinya kalian gak terlalu suka sama cerita ini.

Buat yang udah meninggalkan jejak komentar dan vote, makasih banget.

Kalian bikin aku semangat walau kadang sedih lihat yang baca berapa yang vote berapa yang komentar berapa.

Happy reading😘

Begitu membuka mata Steffie di kejutkan dengan pemandangan dada Sean

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Begitu membuka mata Steffie di kejutkan dengan pemandangan dada Sean. Dia membekap mulutnya sendiri, takut kelepasan mengeluarkan teriakannya.

Jadi yang selamat bukan mimpi?! Kenapa rasa malu ini baru ia rasakan sekarang?! Kemana perginya akal sehatnya semalam?!

Perlahan dia memutar tubuh dan menyingkirkan tangan Sean yang melingkar memeluk dirinya.

Greb!

Sial! Pria itu malah mengeratkan pelukannya.

"Udah bangun?" Ucap Sean dengan suara seraknya yang membuat Steffie berjikat kaget.

Sean menatap heran punggung Steffie, gadis itu seperti kaku dalam pelukannya."Kanapa kaget gitu?" Tanya Sean yang tak mendapankan jawaban.

Tiba-tiba terlintas pikiran jika gadis itu tengah berusaha kabur karena tadi dia merasa jika Steffie berusaha membebaskan diri dari pelukannya.

Masih ingatkan jika Sean sebenarnya memiliki sifat jahil? Dengan sengaja pria itu makin mengeratkan pelukannya dan menciumi pundak Steffie mesra.

"Yang semalem, saya suka banget. Saya gak nyangka kalau kamu pintar sekali." Sengaja dia menggoda Steffie, entah kenapa di kepalanya sudah tergambar bagaimana ekspreksi muka gadis itu saat ini.

Mendengar ucapan Sean, muka Steffie kini jadi memerah seperti kepiting rebus. Dengan segenap tenaga dia berusaha membebaskan diri dari pelukan Sean.

'anjir gak bisa lepas! Kuat banget sih dia.' Gerutu Steffie dalam hati.

"Mau kabur kemana?"

"Lepas! Lepasin gue!" Steffie terus meronta berusaha melarikan diri.

"Ini masih jam setengah 6 stef, mending kita tidur lagi." Di belakang tubuh Steffie, pria itu tersenyum geli melihat Steffie yang kesulitan membebaskan diri dari dekapannya.

Ada Apa Dengan Mantan (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang