Setelah menghabiskan waktu kurang lebih empat jam di perjalanan, akhirnya mereka sampai di vila milik keluarga Beomgyu. Matahari sudah hampir tenggelam, dan sebelum hari benar-benar gelap, mereka harus segera membereskan barang bawaan serta menyiapkan segala kebutuhan untuk malam ini.
Mark mendekat ke arah Yeonjun, lalu menepuk bahu pemuda itu. “Lo mau sekamar sama gue apa sama Soobin?”
“Gue sama lo aja.” jawab Yeonjun. Namun, seketika ia tersadar sesuatu. “Eh, tapi lo pasti sekamar sama Beomgyu, ya?”
Mark menggeleng. “Gue sama lo aja deh.”
“Oke, kalau gitu.” ucap Yeonjun.
“Yaudah, kita lanjutin beres-beresnya biar cepet kelar.” kata Mark.
Yeonjun mengangguk dan hendak melangkah bersama Mark, namun cekalan seseorang pada lengannya menghentikan langkah mereka. Itu Giselle. Gadis itu sudah berdiri tepat di depan Yeonjun.
“Itu, Kak... gue boleh nggak kalau bantuin lo beres-beres?” tanya Giselle hati-hati.
Mark melirik Yeonjun, dan pemuda itu terlihat ogah-ogahan. Mark hendak menjawab pertanyaan Giselle, namun Yeonjun lebih dulu memotong.
“Nggak usah, lo balik aja ke kamar. Kasihan Karina sendirian. Lo juga pasti capek, kan? Nanti kalau udah beres, kita panggil kalian kok.”
Jawaban Yeonjun membuat Giselle menggigit bibir bawahnya. Meskipun Yeonjun bersikap acuh, Giselle tidak ambil pusing. Ia pun kembali ke kamarnya sesuai perintah Yeonjun.
•••
Malam telah tiba, dan mereka mulai mengadakan pesta BBQ. Mark, Soobin, dan Yeonjun bertugas memanggang daging; Beomgyu, Giselle, dan Winter membuat minuman; Ningning berjaga jika ada yang membutuhkan bantuan; dan Karina bertugas merapikan tempat mereka makan nanti.
Yeonjun yang melihat Karina sendirian segera menghentikan kegiatan memanggangnya. Toh, sudah ada Mark dan Soobin di sana. Ia memilih menghampiri Karina.
“Ada yang bisa gue bantu?” tanya Yeonjun.
Karina menoleh. “Makasih sebelumnya, tapi nggak usah. Aku bisa sendiri, Kak.” jawab Karina tanpa menghentikan kegiatannya.
Yeonjun, yang tidak suka dicuekin, segera mencekal lengan Karina. “Gue lagi ngomong sama lo, bisa berhenti dulu nggak?”
Karina terkejut dengan sikap Yeonjun dan segera menghentikan pekerjaannya. “Ini aku udah berhenti. Sekarang Kak Nujnoey mau apa?”
Yeonjun terdiam, merasa canggung. Ia sendiri pun tidak tahu apa yang ingin ia sampaikan.
Karina, yang tidak nyaman dengan suasana itu, memutuskan untuk membuka suara. “Maksud Kak Nujnoey waktu kita lagi perjalanan ke sini itu apa?” tanya Karina bingung. Jujur, perkataan Yeonjun terus mengganggu pikirannya.
“Lo sendiri yang tahu.” jawab Yeonjun cuek.
“Tapi, aku beneran nggak tahu.” balas Karina yang sudah lelah menghadapi sikap Yeonjun.
Ini waktu yang tepat buat mengakhiri semua. Gue harus klarifikasi ke dia, batin Yeonjun.
“Rin, ada yang harus gue jelasin ke lo.” ucap Yeonjun hati-hati. “Gue nggak bisa bales perasaan lo. Lo tahu kan kalau gue suka sama Sakura? Tapi tenang aja, gue bakal bersikap baik ke lo.”
Mendengar apa yang baru saja Yeonjun katakan, Karina sempat membeku. Ia mencoba mencerna perkataan Yeonjun perlahan hingga akhirnya sadar sepenuhnya.
“WHAT THE HELL?!?!?!” teriak Karina setengah marah.
KAMU SEDANG MEMBACA
it's between you and me (end)
RomansaPada awalnya ini merupakan hubungan yang tegang antara Yeonjun dan Karina. Namun, pertemuan yang terus menerus membuat perubahan untuk hubungan keduanya yang lebih intens. Started: Jum'at, 24 November 2023 End: Jum'at, 29 Maret 2024
