Yeonjun melihatnya. Dia melihat si ‘manusia minimalis’ itu sedang duduk sendirian sambil membaca buku di taman belakang sekolah.
“Tumben tuh manusia minimalis rese nggak sama temen-temen berisiknya. Lagian, dia ngapain sih baca buku di situ? Ganggu pemandangan aja!” cibir Yeonjun sinis.
Hmm, nggak ada salahnya bukan bersenang-senang sama dia? Kayaknya bakalan seru ngelihat muka sebelnya. Lagian kemaren juga itu anak udah ngetawain gue habis-abisan, batin Yeonjun.
Dengan segera, Yeonjun mendekati Karina. Tanpa permisi, ia menarik buku yang sedang dibaca gadis itu dan mengangkatnya tinggi-tinggi agar tidak bisa dijangkau.
“Siniin buku aku, Kak Nujnoey!” jerit Karina marah.
“Nih, ambil aja kalau lo bisa, manusia minimalis.” ejek Yeonjun, sengaja mengangkat tangannya semakin tinggi.
Karina melompat-lompat, berusaha menggapai bukunya dari tangan Yeonjun. Namun, tetap saja usahanya sia-sia.
Sial. Di saat seperti ini, Karina ingin mengutuk tinggi badannya sendiri yang memang benar kata Yeonjun, ‘minimalis’.
Entah kerasukan setan mana, tanpa sadar Yeonjun malah melemparkan buku tersebut ke kolam ikan di samping kursi yang Karina duduki tadi. Karina yang melihat bukunya mengambang indah di permukaan air hanya bisa terpaku memandangi buku tersebut. Lebih tepatnya, ia pasrah.
Setelah menyadari apa yang baru saja dilakukannya, Yeonjun malah tertawa terbahak-bahak.
“Kenapa lo nggak ngambil buku lo? Bukannya udah gue turunin?” Yeonjun menyeringai puas. “Ngomong-ngomong, itu balesan gue buat yang kemaren.” Yeonjun kemudian melenggang pergi meninggalkan Karina.
“Dasar, manusia apatis!” teriak Karina kesal pada punggung Yeonjun yang mulai menjauh.
•••
“Eh, itu si Karina kasihan banget ya, dibentak-bentak kayak gitu sama Bu Boa.” ucap Beomgyu membuka topik pembicaraan di meja kantin.
Soobin terlihat kebingungan, sedangkan Yeonjun masih fokus meminum es jeruk miliknya. Sebenarnya Yeonjun juga penasaran kenapa Karina bisa dibentak-bentak seperti itu, tetapi ia pura-pura masa bodoh. Nanti juga temannya ini akan lanjut bercerita. Jadi, Yeonjun hanya perlu menajamkan pendengarannya saja.
“Lah, kok bisa? Kenapa emangnya?” tanya Soobin kepo.
“Tadi gue denger sih gara-gara Karina nggak sengaja jatuhin buku perpus yang dia pinjem ke kolam ikan.” ucap Beomgyu.
Yeonjun yang sedang asik menyedot minumannya tiba-tiba tersedak hebat begitu mendengar cerita Beomgyu.
“Eh, lo nggak apa-apa, Jun?” tanya Beomgyu sambil menepuk-nepuk punggung Yeonjun.
“Iya, nggak apa-apa gue.” jawab Yeonjun setelah batuknya mereda. “Lanjutin ceritanya.”
“Iya, Karina padahal udah minta maaf, tapi Bu Boa tetep aja bentak-bentakin Karina sampai si Karina kelihatan mau menangis gitu. Nggak tega gue lihatnya.” ucap Beomgyu memelas.
Soobin yang mendengar cerita Beomgyu seketika ikut kesal. “Anjir, kalau gue ada di situ udah gue jambak tuh si Bu Boa. Tapi, kok bisa ya bukunya sampai jatuh ke kolam ikan gitu?” tanya Soobin heran.
“Tadi Karina bilang sih dia kepeleset, terus bukunya jatuh deh ke kolam ikan.” jawab Beomgyu.
Yeonjun yang masih menyimak obrolan teman-temannya itu mendadak jadi kesal sendiri.
KENAPA LO NGGAK BILANG AJA KALAU ITU GARA-GARA GUE?! teriak Yeonjun dalam hati.
“Terus itu jadinya gimana? Karina nggak apa-apa, kan? Kasihan banget, mana Mark lagi nggak ada.” Soobin berucap khawatir.
“Bu Boa nyuruh Karina ganti bukunya. Lo mau tahu nggak harga bukunya berapa?” Beomgyu menatap teman-temannya bergantian.
“Berapa emang harga bukunya?” tanya Yeonjun refleks.
“84 ribu won, alias satu juta rupiah!” jawab Beomgyu. “Mahal banget, kan? Tapi nggak apa-apa lah, Karina kan orang kaya.” lanjut Beomgyu santai.
“Gue permisi dulu ya, mau nyamperin Karina. Khawatir gue sama dia.” kata Soobin yang terlihat cemas. Setelah mendapat anggukan dari teman-temannya, Soobin segera berlalu meninggalkan kantin.
Sementara itu, Yeonjun mulai merasa tidak enak hati. Padahal kan dia yang melemparkan buku itu ke kolam ikan, tetapi kenapa Karina malah bilang pada Bu Boa kalau dia sendiri yang tidak sengaja menjatuhkannya? Kenapa Karina tidak mengatakan yang sebenarnya saja?
“Soobin tumben banget peduli sama orang.” celetuk Beomgyu heran.
Ucapan Beomgyu seketika menyentak Yeonjun dari lamunannya.
Eh, tapi bener juga. Kenapa Soobin secemas itu sama Karina? batin Yeonjun bertanya-tanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
it's between you and me (end)
RomancePada awalnya ini merupakan hubungan yang tegang antara Yeonjun dan Karina. Namun, pertemuan yang terus menerus membuat perubahan untuk hubungan keduanya yang lebih intens. Started: Jum'at, 24 November 2023 End: Jum'at, 29 Maret 2024
