Karina merupakan murid baru di SM Senior High School. Baru satu minggu ia pindah dari Jepang ke Korea Selatan. Karina sebenarnya lahir dan besar di Jepang, tetapi kedua orang tuanya asli orang Korea Selatan. Karena sang ayah bekerja di Jepang, ia memboyong keluarga kecilnya untuk menetap di sana. Hingga akhirnya, di usianya yang ke-16 tahun ini, Karina harus kembali ke Korea Selatan karena ayahnya ditugaskan lagi di negara asalnya tersebut.
Seminggu bersekolah di SM Senior High School, Karina sudah mendapatkan teman-teman yang sangat dekat, yaitu Giselle, Winter, dan Ningning. Mereka adalah teman yang baik dan menyenangkan, membuat Karina sangat bersyukur bisa bertemu dengan mereka.
Meskipun pertemanan mereka baru terjalin seminggu, hubungan mereka sudah sangat akrab. Mereka tidak canggung untuk saling bercerita tentang apa saja, termasuk soal perasaan. Contohnya Giselle, gadis itu terang-terangan mengaku menyukai seorang kakak kelas bernama Yeonjun.
“Rin, Rin, tahu nggak? Kak Yeonjun tadi ganteng banget, loh. Gue nggak kuat banget lihatnya.”
Itu suara Giselle, teman Karina yang sangat mengagumi cowok bernama Yeonjun tersebut. Jujur saja, Karina tidak kenal dan sama sekali tidak punya gambaran tentang laki-laki yang selalu diceritakan temannya itu, mengingat dirinya adalah murid baru di sekolah ini.
Di SM Senior High School, belum banyak orang yang Karina kenal. Teman dekatnya baru sebatas Giselle, Winter, dan Ningning karena mereka kebetulan berada di kelas yang sama.
Sebagai teman sebangku, Karina mendengarkan cerita Giselle yang menggebu-gebu itu dengan baik. Ia ikut senang melihat Giselle begitu bersemangat menceritakan sosok Yeonjun.
Tak lama kemudian, Ningning datang bersama Winter. Mereka langsung duduk di kursi tepat di belakang Karina dan Giselle.
“Pagi, Karina. Pagi, Giselle.” sapa Ningning ceria.
“Pagi juga.” jawab Karina dan Giselle berbarengan sambil memutar tubuh menghadap Ningning dan Winter.
“Kalian lagi cerita apa, sih? Kayaknya asik banget.” tanya Winter sambil menatap Karina dan Giselle bergantian.
“Pasti ini mah Giselle doang yang cerita. Siapa lagi kalau bukan Kak Yeonjun yang diomongin.” ucap Ningning, langsung bisa menebak.
Giselle tersenyum malu. “Abisnya Kak Yeonjun tadi ganteng banget. Gue kan jadi salting sendiri lihatnya.”
“Lo kayaknya demen banget ya sama Kak Yeonjun?” tanya Winter.
Giselle mengangguk antusias. “Ya habisnya Kak Yeonjun tuh definisi sempurna. Udah ganteng, tinggi, pinter... dahlah, banyak banget kelebihannya.” ucap Giselle sambil tersenyum-senyum sendiri membayangkan cowok itu.
“Sebenarnya ada satu sih kekurangan Kak Yeonjun.” timpal Ningning.
Giselle, Karina, dan Winter langsung memandang Ningning dengan penasaran, menunggu kelanjutan kalimatnya.
“Nggak bisa lo milikin.” Ningning tertawa terbahak-bahak mendengar ucapannya sendiri.
Karina dan Winter ikut tertawa, sedangkan Giselle hanya mengerucutkan bibirnya karena merasa diledek.
“Anjirlah, omongan lo pedes banget, Ning. Kasihan tuh si Giselle jadi pundung.” ucap Winter menunjuk Giselle sambil menahan tawa.
“Lihat aja ya nanti, Kak Yeonjun pasti bakal jadi milik gue.” balas Giselle sambil menjulurkan lidahnya ke arah Ningning dan Winter. Karina hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan ketiga teman barunya itu.
“Ya, ya, terserah lo aja, Gi. Gue mah nggak yakin sih sebenernya, tapi gue tetep doain yang terbaik buat lo. Semangat!” ucap Ningning.
Meskipun kelakuan Ningning kadang jahil dan minim akhlak, ia tetaplah teman yang baik. Buktinya, gadis itu tetap mendoakan yang terbaik untuk Giselle.
“Dah, dah, bentar lagi guru dateng nih. Jangan berisik.” ucap Karina memperingatkan teman-temannya agar menyudahi perdebatan tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
it's between you and me (end)
RomancePada awalnya ini merupakan hubungan yang tegang antara Yeonjun dan Karina. Namun, pertemuan yang terus menerus membuat perubahan untuk hubungan keduanya yang lebih intens. Started: Jum'at, 24 November 2023 End: Jum'at, 29 Maret 2024
