New Year's Eve
Shorty's Bar
Lisa menghindari Jennie sejak malam itu setelah mereka mengamati bintang. They almost had a moment. Gadis Thailand itu merasa si rambut coklat juga merasakan hal yang sama.
Tapi, tidak, pikir Lisa. Tidak sekarang. Tidak sekarang karena Jennie masih bersama Ten. Dan aku sudah berjanji pada Irene.
gadis Thailand itu tidak akan membiarkan Jennie berselingkuh dari pacarnya, tidak ketika Ten bersikap baik kepada Lisa.
Lisa tidak bisa tidak memperhatikan ketidaksabaran dan kekesalan Jennie yang semakin bertambah atas sikapnya. Chahee bertanya-tanya apakah mereka bertengkar lagi, jadi Lisa mengundang Jennie untuk menonton film di ruang tamu dengan jarak yang cukup jauh dari satu sama lain.
Saat itu hampir tengah malam dan hitungan mundur belum dimulai. Tempat itu dipenuhi oleh banyak orang yang berdiri mengelilingi televisi raksasa yang diletakkan Shorty di tengah-tengah bar, yang menyiarkan hitungan mundur tahun baru.
Lisa meneguk birnya sambil menatap si rambut coklat cantik yang sedang mengobrol dengan teman-temannya dari kejauhan. Sejak obrolan mereka, gadis Thailand itu semakin jatuh cinta pada Jennie. Sekarang setelah dia benar-benar memahami bagaimana Chaerin telah mempengaruhi trust issues gadis berambut cokelat yang lebih pendek itu, Lisa menyadari bahwa dia tidak akan pernah menyakiti Jennie dan dia akan memperlakukannya sebagaimana dia pantas diperlakukan. Dan itu adalah mencintainya tanpa menerima balasan apa pun.
Mata kucing berwarna hazel itu bertemu dengan mata rusa yang sama tajamnya. Dan untuk sesaat, mereka tampak memiliki koneksi hanya dengan tatapan.
Lisa mengangkat bahu sambil mengalihkan pandangannya ke arah televisi. Kerumunan orang itu kini telah memulai hitungan mundur.
Lisa bertanya-tanya seperti apa tahun barunya nanti. Dia bertanya-tanya apakah Ten dan Jennie akan berbunga-bunga tahun ini. Dia bertanya-tanya apakah Irene dan dia akhirnya bisa menjadi pasangan resmi. Dia kemudian teringat bagaimana orang tuanya menunggu hitungan mundur tahun baru di luar atap rumah mereka, mengenakan mantel tebal untuk menahan angin dingin. Sebuah air mata perlahan-lahan terbentuk di mata Lisa dan ia dengan cepat mengedipkannya dan pergi.
"Ten! Nine! Eight.."
Lisa memandang Chahee dan Doc, saling berpelukan saat mereka berteriak ke arah satu sama lain. Dia bertanya-tanya kapan mereka akan menikah.
"Five! Four! Three.."
Lisa meneguk bir lagi, mengalihkan pandangannya dari pasangan-pasangan yang menunggu untuk berciuman di tengah malam pergantian tahun.
"One!"
Dan dua tangan kecil yang hangat menggenggam wajah Lisa dan bibirnya yang lembut dan hangat bertemu dengan bibir Lisa. Itu tidak cepat dan tidak lama. It was special. Its perfect.
Dengan cepat ia mengingat Irene dan janjinya kepada Irene, Lisa adalah orang pertama yang menarik diri dari ciuman tahun baru tersebut.
Jennie terlihat bingung dan kemudian kecewa. Kemudian Jennie tersadar dan berbalik dan berjalan menjauh dari Lisa.
"Jen!" Lisa berseru, tetapi kerumunan orang yang sudah mulai menari menutupi suaranya.
Jungkook tampaknya menjadi satu-satunya yang menyadari dan menghampiri si rambut cokelat untuk menghiburnya.
Lisa tidak pernah merasa begitu bersalah karena tidak melakukan hal yang selalu ingin dia lakukan.
---
KAMU SEDANG MEMBACA
Blind Date Gone Wrong
Hayran KurguGxG 18+ "Kau pasti bercanda." Itu adalah kata-kata hinaan yang dilontarkan oleh gadis pendek mungil dengan rambut cokelat bergelombang dan mata kucing. Jika saja Lisa mau mengesampingkan nada merendahkan yang tak bisa ia hindari, ia akan mengakui...
