TERJADINYA STUNTING dan HORMON PERTUMBUHAN

4 0 0
                                        

*Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone/GH)*

Yang berperan di pertumbuhan anak adalah Growth Hormone (GH) dan Insulin-like Growth Factors-1 Axis (IGF-1).

Hal2 yang memicu GH dan IGF-1 akan memaacu pertumbuhan. Sedangkan yg menghambat GH dan IGF1 Axis akan memperlambat pertumbuhan.

Nah apa saja yg memacu dan menghambat GH dan IGF-1 Axis itu?

*Yang memacu dan menghambat produksi GH dan IGF-1 Axis*

*Pertama* . 80% lebih GH diproduksi saat tidur. *Jika anak mengalami sleep deprivation yakni kurang tidur, maka sekresi produksi GH akan turun.*

*Kedua* produksi GH dipicu oleh hormon (Ghrelin) yakni hormon yg banyak diproduksi saat lapar. Jadi memodulasi rasa lapar anak meningkatkan GH. Maka sangat baik melatih anak puasa yg meningkatkan GH.

*Ketiga* hyperglikemik atau asupan karbo berlebih akan menghambat GH. Asupan karbo berlebih bisa memicu obesitas. Hanya fokus ngasih karbo tanpa imbangan protein, bisa menekan GH. Apalagi sampai anak obesitas, maka GH makin menurun produksinya.

*Keempat* sedentary lifestyle atau gaya hidup mager akan menghambat pertumbuhan. Perbanyak aktifitas anak kita. Melompat, berlari, bermain dll. Krn saat aktifitas, tubuh akan menyiapkan kekuatan otot dan tulang yg sepadan.

Tulang yg gak pernah dipakai karena mager, akan dikasih jatah kalsium yg sedikit oleh tubuh, karena tubuh tahu tulangnya gak pernah dipakai. Maka tulang tdk akan tumbuh dan jadi lemah.

Otot yg jarang gerak juga bisa mengalami penyusutan otot. Jadi pertumbuhan akan terpacu kalau anak aktif bergerak.

*Kelima* kurangnya asupan protein akan menghambat pertumbuhan. Otot manusia bahan baku penyusunnya adalah protein. Kalau anak hanya rajin makan mie dan snack yg mayoritas karbo, tanpa asupan protein maka tubuh kekurangan bahan baku pembentuk otot. Ya wajar kalau anak gak tumbuh tinggi.

Jadi tdk heran jika anak banyak makan tapi terjadi *STUNTING*. Karena mayoritas makanannya hanya karbo, tanpa asupan cukup protein.

Atlet jepang, korea atau china yg orang asia, dulu pendek2. Tapi saat mereka tahu rahasianya memperbaiki pertumbuhan, yakni di protein, menu para atlet mereka rendah karbo, namun kaya protein dan lemak. Hasilnya, tingginya gak kalah dg org Eropa.

KONSULTASI PENYAKITCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang