FATTY LIVER

1 0 0
                                        

*FATTY LIVER*

Meskipun namanya fatty atau perlemakan, namun sebab utamanya sebenarnya bukan konsumsi lemak semata. Justru yg terbanyak berperan adalah karbohidrat simpleks yg dikombinasi dgn high fat.

Makanan enak (Hiperpalatable) itu selalu mengkombinasikan komponen *high carbs dan high fat*. Karbo saja atau lemak saja gak akan seenak kombinasinya. Padahal kombinasi keduanya itu adalah resep jitu merusak liver dgn Fatty Liver Non Alkoholik (NAFLD).

Kenapa? Karena karbohidrat yg dikonbinasi dgn lemak, akan memicu insulin naik secara brutal. *Kenaikan insulin brutal ini ditandai dgn resistensi insulin, yakni saat seseorang kena diabetes type 2.* Diikuti dgn kelainan profil lipid yg memicu penumpukan lemak di liver yg tdk tersirkulasi dgn baik krn deposit energi

Maka seharusnya saat sdh kena diabetes type 2, itu sinyal tubuh yg mengirimkan pesan pada pemilik tubuh utk jangan lagi mengasup karbohidrat agar insulin tdk naik brutal. Namun lidah dan perut yg sdh terbiasa makan yg Hiperpalatable sering mengabaikan pesan tsb dan melanjutkan konsumsi karbohidrat yg akan makin memperparah fatty livernya.

Jika hal ini berlanjut, maka akan ada bonus tambahan, yakni gangguan empedu. Krn kenaikan insulin brutal ini akan memacu liver memproduksi kolesterol berlebih. Selain itu, hiperinsulinemia (insulin naik brutal) ini akan memicu kortisol naik brutal juga. Kortisol ini hormon stress.

Saat seseorang makan dlm kondisi stress dan kolesterol naik serta insulin tinggi, maka produksi cairan empedu akan menjadi pekat. Kepekatan ini akan berujung pada batu empedu.

Dan dokter yg tdk faham urut kabel engineering sistem tubuh akan selalu menyalahkan lemak dan kolesterol, sementara karbohidrat sang biang kerok akan selamat dari tuduhan. 🙏

KONSULTASI PENYAKITTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang