Adelia Faranisa Aznii dan Gavin Aldevaro selalu dipertemukan dalam segala hal. Mereka adalah musuh bebuyutan yang nggak pernah bisa akur, entah itu di rumah karena tetanggaan, atau di sekolah karena satu kelas dan satu sekolah. Setiap kali bertemu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dua bulan telah berlalu sejak Aznii mulai berusaha melupakan Haqi, dan kini ia benar-benar berhasil melepaskan perasaannya.
Hari ini, Aznii berencana keluar bersama Gavin. Mereka perlu membeli perlengkapan untuk menyelesaikan tugas sekolah. Kebetulan, mereka berada dalam satu kelompok, sehingga mereka memutuskan untuk berbelanja bersama.
“Mau ke mana, Kak?” tanya Dika.
“Mau beli perlengkapan tugas sama Gavin,” jawab Aznii sambil meraih tasnya.
“Bunda di mana?” tanya Aznii lagi.
“Di dapur tuh,” sahut Dika tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponselnya.
Aznii langsung menuju dapur dan menemukan Bundanya yang sibuk dengan sesuatu.
“Bunda,” panggil Aznii.
“Iya, ada apa, Sayang?” jawab Alena sambil menoleh.
“Bunda, aku mau izin keluar sebentar sama Gavin. Mau beli perlengkapan tugas,” kata Aznii.
“Iya, Kak. Hati-hati ya,” ucap Alena lembut.
“Bunda lagi bikin apa, nih?” tanya Aznii penasaran melihat Bundanya yang sibuk mengaduk adonan.
“Bunda mau bikin brownies. Nanti Tante Qilla sama Kak Zara mau ke sini,” jelas Alena sambil tersenyum.
“Oh, gitu. Aku sama Gavin nanti bakal ngerjain tugas di sini, ya, Bun,” ujar Aznii.