Mereka telah sampai di rumah Varo bahkan Alvarez sudah pulang setelah mengantar Grhana. Varo dan Atthala masih berbincang bincang di ruang tamu tentang masalah Grhana, Varo dan Atthala juga memiliki masalah keluarga jadi mereka tau rasanya jadi Grhana.
"Hala, udah yuk sekarang kita tidur aja" ajak Varo karena melihat Atthala yang sudah sangat ngantuk sekali, Atthala mengangguk mereka berjalan menuju kamar mereka yang berada di atas.
Sampai di depan marah masing masing mereka tidak langsung masuk melainkan, "Good night Atthala Aurora, I love you, mimpi indah" ucap Varo.
"Too Varo" jawab Atthala, setelah itu baru mereka masuk ke kamar masing masing emang sudah jadi rutinitas setiap malam mengucapkan selamat malam.
Atthala melihat Grhana yang tertidur pulas, "hana, jangan sedih lagi yaa, hala ada di sini" ucap Atthala mengelus rambut Grhana, Atthala sudah merasa matanya berat akhirnya memutuskan untuk menyusul Grhana ke alam mimpi.
***
Pagi ini Varo dan Atthala bangun lebih dulu dari pada Grhana, mereka berdua tidak ingin membangunkan Grhana dan membiarkan Grhana beristirahat untuk hari ini.
Mereka berdua makan bersama di meja makan sebenarnya Atthala ingin menunggu Grhana namun Varo menyuruhnya untuk makan sekarang, mungkin Grhana akan bangun siang jadi Varo tidak ingin Atthala tidak sarapan.
"Hala," panggil Varo, Atthala melihat Varo seperti bertanya tanya.
"Varo izin pulang lama ya? Karena hari ini mau selesai semua kerjaan kemarin, gapapa kan hala tinggal sama Grhana dulu?" ucap Varo memintak izin.
"Iya gapapa Varo, hala juga mau nemenin Grhana dulu" jawab Atthala tersenyum.
"Yaudah Varo berangkat dulu ya, bay bay hala sayang, love you" pamit Varo, sebelum keluar rumah Varo menyempatkan memeluk Atthala, Atthala terdiam karena baru kali ini Varo memeluknya ketika berpamitan biasanya dia hanya mengacak acak rambut Atthala.
Di lihat mobil Varo sudah tidak kelihatan akhirnya Atthala keatas ingin melihat keadaan Grhana. Ternyata Grhana masih tertidur lelap, "hana masih tidur, yaudah deh mending hala sekarang siap siap kalau hana udah bangun tinggal pergi" guman Atthala dia berniat untuk mengajak Grhana jalan jalan agar Grhana tidak memikirkan masalahnya.
Atthala menuju kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu agar nanti tinggal siap siap aja.
"Ungh," lenguh Grhana.
Grhana bangun dia melihat ke kanan dan ke kiri, "eh? Kok ada di kamar Atthala, hala mana ya?" Grhana mencari keberadaan Atthala, bangun dari kasur ingin turun tapi dia mendengar ada suara orang yang sedang mandi.
"Pasti hala lagi mandi, yaudah deh mau liat hp bentar" gumam Grhana dia melihat apakah ada orang yang mencarinya, dan ternyata banyak cet dan panggilan masuk dari Mama, Papa, dan Lovely.
"Ck, sok khawatir, munafik" kesal Grhana melihat cet dari keluarga nya.
"Hana,"
"Kamu udah bangun ternyata," ucap Atthala keluar dari kamar mandi.
"Iya hala, makasih ya udah bawa aku pulang"
"Tentu lah masa iya hala tinggalin hana di sana, dan btw yang gendong hana pulang si Alvarez bukan Hala maupun Varo" jelas Atthala lalu berjalan ke lemari untuk mengambil pakaian nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARVAGOZ
Teen FictionKisah ini menceritakan tentang seorang pria yg kasar, dingin, kejam, sangat tidak suka di ganggu bahkan dia sangat membenci wanita. Namun ada satu wanita yang membuat nya tertarik juga bisa melupakan masa lalu nya Wanita berparas cantik, putih, baik...
