#2.

345 19 0
                                    

Saat sudah malam zee bersiap siap menggunakan pakaian biasa untuk datang ke cafe bersama mamanya

"Kalo aja tadi ga ketemu pasti gabakal ke cafe.." ucap zee lalu menyemprotkan parfum

Zee ingin menaruh parfumnya di meja tetapi ada laba laba di meja, laba laba itu semakin naik ke tangan zee lalu mengigit

"Aduh!!"

Zee segera terjatuh dan mengelus tanganya

"Apasih tuh laba laba gaje banget!!"

"Kamu kenapa nak!?"

"Gapapa ma, tadi cuma ada laba laba doang.."

Zee segera berdiri dan berjalan keluar kamar. Mamanya zee sudah menunggu diluar rumah karna zee yang lama

"Gaenak banget nih badan perasaan tadi fine, fine aja.." batin zee dan segera keluar dari rumah

"Ayolah nak cepet tante cindy udah nunggu!"

"Iya ma!!"

Mamanya sudah berada di mobil, lalu zee masuk ke mobil dan mamanya langsung menjalankan mobilnya

*Sesampainya di cafe

"Itu ka zee bukan ma?"

"Coba mama liat?"

Cindy melihat ke arah pintu cafe disana sudah ada zee dan shani. Zee mulai mendekat dan duduk di meja yang sudah ada cindy dan marsha

"Halo tant.. halo sha.." ucap zee sambil memegang kera bajunya

"Kamu kenapa ka zee?"

"Eh bentar ya aku ke toilet dulu.." ucap zee lalu meninggalkan mereka

Zee masuk ke wc dan melihat ke kaca. zee merasa aneh pada tubuhnya. Lalu zee menempelkan tangannya pada dinding

"Hah?!"

Zee sedikit terkejut karna tangannya menempel pada dinding, zee kembali menempelkan tangan satunya ke dinding dan menempel lagi. Zee lalu menjatuhkan dirinya di lantai di melihat ke arah tangannya

"Kok bisa.." ucap zee pelan

Zee lalu keluar dan berjalan santai seperti tidak terjadi apa apa. Zee kembali duduk dan meminum segelas ice lemon tea yang di pesan mamanya

"Ka zee kenapa sih?!"

"Engak marsha, gapapa.."

"Hm.."

"Zee, mama mau keluar sebentar ya bareng tante cindy"

"Eh iya ma.."

"Jangan kemana mana!"

"Siap boss.."

Lalu shani dan cindy pergi keluar cafe. Di meja cafe hanya ada marsha dan zee yang salin diam

"Ka zee kenapa sih?!!"

"Engak.. marsha ga kenapa napa"

"Bilang aja napasih!!"

"Kalo gamau jangan dipaksa lah!"

Zee lalu pergi cafe dan marsha mengikuti zee. Disana zee berada di samping cafe yaitu sebuah jalan kecil dengan banyak tembok bangunan, marsha yang binging hanya melihat dengan mengumpet

Zee mencoba menempelkan kedua tangannya ke salah satu tembok dan mencoba untuk lebih naik. Marsha yang melihat itu terkejut karna zee bisa menempel ketembok seperti cicak..

"Aneh.." ucap zee lalu terjatuh

Zee terjatuh dan melihat ada seseorang yang sedang melihat zee

"Siapa lu!!"

you don't know!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang