Some Untold Stories

976 86 3
                                        

Menjadi bagian dari keluarga Uchiha yang merupakan pebisnis itu membuat Sakura mau tak mau banyak terlibat dalam urusan atau pertemuan dengan orang-orang penting.

Meski sangat tidak terbiasa bertemu banyak orang di acara formal, Sakura selalu berusaha sebaik mungkin untuk datang guna menemani Sasuke, suaminya. Seperti hari ini, seorang atasan Sasuke mengundang pria itu untuk menghadiri acara pesta pernikahan putrinya yang diadakan di sebuah gedung besar nan mewah. Sasuke mengajak Sakura dan tentu saja Sakura menerima ajakan itu.

Berbeda dengan pernikahan Sakura yang sederhana, pesta pernikahan putri dari atasan Sasuke itu dilaksanakan dengan sangat meriah, mulai dari dekorasi hingga catering dipersiapkan dengan sangat baik. Selain itu, tamu yang datang juga tidak main-main, bahkan Sakura sempat melihat seorang seorang pejabat negara yang hadir tadi.

Maka dari itu, Sakura hampir selalu menarik napas gugup setiap kali ada yang mengajaknya mengobrol, ia takut salah dalam bersikap atau berbicara, apalagi yang dia hadapi sekarang adalah rekan bisnis suaminya, satu kali saja Sakura salah bicara, reputasi Sasuke mungkin bisa saja terancam.

Dalam menghadiri acara mewah ini, Sakura mengenakan dress hitam sederhana, rambutnya digerai dan ia memakai sebuah bando tipis berwarna hitam yang senada dengan warna bajunya. Sakura juga memakai make up tipis serta kalung manik-manik yang biasa ia kenakan saat menghadiri sebuah acara.

Sekarang, Sakura sedang berbincang-bincang dengan para istri dari rekan kerja Sasuke yang sangat anggun dan ramah. Mereka berbicara tentang pekerjaan masing-masing, ada yang seorang guru, pekerja kantoran, maupun seorang ibu rumah tangga. Beberapa dari mereka juga sudah memiliki anak, ada juga yang sedang mengandung. Sakura tersenyum lebar setiap kali mendengar cerita lawan bicaranya yang terdengar menyenangkan itu.

"Sakura-chan!"

Suara pria yang begitu akrab di telinga Sakura langsung mengalihkan perhatian Sakura, ia menoleh ke belakang, rupanya Itachi lah yang memanggil barusan, Sakura tersenyum senang, cukup terkejut juga karena tidak ia sangka ternyata kakak iparnya itu pun ikut menghadiri acara ini.

"Di mana Sasuke?" tanya Itachi yang kini sudah berdiri di dekat Sakura. "Aku mencarinya sejak tadi, kupikir kalian malah sudah pulang duluan."

Sakura mendelik, jujur saja dia tidak tahu di mana Sasuke berada sekarang. Seorang pria dewasa tiba-tiba mengajak Sasuke bicara tadi, Sakura pun mengatakan bahwa ia akan pergi ke tempat lain sehingga suaminya itu bisa mengobrol dengan bebas.

Sakura mengedarkan pandangannya ke seluruh gedung, tapi ia masih belum bisa menemukan batang hidung Sasuke. Hingga, ketika pandangan Sakura menyapu area lantai dua, barulah ia menemukan Sasuke, pria itu tampak sedang bicara dengan seorang wanita berambut merah menyala di sana.

"Itu dia, di lantai dua," ujar Sakura sambil tersenyum, jari telunjuknya menunjuk ke suatu tempat. "Sepertinya Sasuke-kun sedang mengobrol dengan temannya."

Itachi ikut menoleh, melirik ke arah yang Sakura maksud. Sesaat kemudian, pria Uchiha berambut cukup panjang itu berdecak kecil sambil berkacak pinggang.

"Wah, mereka bertemu lagi ya," ujar Itachi pelan.

"Itachi-nii mengenal wanita itu?" tanya Sakura.

"Tentu saja, Sakura-chan, dia adalah teman kuliah Sasuke sekaligus rekan kerjanya di satu divisi yang sama dulu."

Sakura ber-oh ria, tidak heran, pantas saja Sasuke dan wanita itu tampak cukup akrab.

"Namanya Karin, dia dan Sasuke satu jurusan di kampus, lalu Karin juga sempat magang di perusahaan Uchiha. Mereka dekat sekali, Ayah bahkan pernah mengira kalau Sasuke dan Karin-san berpacaran..." jelas Itachi sambil tersenyum.

SasuSaku: The Rest Days With YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang