[DIHARAPKAN SEBELUM BACA WAJIB UNTUK FOLLOW DULU]
Kalian pernah menyukai seseorang?
Kalian pernah mencintai seseorang secara gila-gilaan?
Bagaimana perasaan kalian ketika mengetahui bahwa orang yang kalian suka malah balik mendekati kalian?
Senan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.
"BANGUN! BANGUN GAK LO SEMUA!!" teriak Igel dengan menggunakan toa yang entah ia dapat dari mana.
Marcel mengerjapkan matanya pelan menyesuaikan cahaya. Ia bangun sembari mengucek matanya. Ia mengambil handphone yang berada disampingnya.
02.49, tulisan yang tertera pada layar handphonenya.
"Apaan sih lo gel, baru juga jam segini udah teriak-teriak aja, ganggu tau gak." dumel Marcel.
"Ini kan udah jamnya orang sahur kalian aja nih tukang molor, gue aja bangun jam 02.00 tadi." ujar Igel sinis.
"Tau deh." Marcel kembali merebahkan badannya dengan memeluk guling kembali memejamkan matanya.
"Heh malah tidur lagi, telat sahur tau rasa lo." Igel naik keatas kasur dengan menarik kaki Marcel. "BANGUN CEL! BANGUN!" teriak Igel dengan menarik kaki Marcel brutal.
Marcel menggeram pelan. Ia mencoba menendang-nendang dan menutupi telinganya dengan guling.
Angkasa yang merasa terganggu pun terbangun. "Haduh kalian apa-apaan sih, pagi-pagi rusuh banget." ucap Angkasa dengan muka bantalnya.
"Ini nih sa, gak mau bangun dari tadi." adu Igel kepada Angkasa.
Angkasa bodo amat saja mendengarnya, ia bangun lalu keluar kamar menuju dapur guna menyiapkan makanan sahur.