[DIHARAPKAN SEBELUM BACA WAJIB UNTUK FOLLOW DULU]
Kalian pernah menyukai seseorang?
Kalian pernah mencintai seseorang secara gila-gilaan?
Bagaimana perasaan kalian ketika mengetahui bahwa orang yang kalian suka malah balik mendekati kalian?
Senan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.
Ketiga perempuan yang tadinya merasa bingung, mendengar teriakan tersebut merasa terkejut dengan kedatangan seorang tamu yang tidak diduga-duga. Mereka bertiga tidak menyangka dengan kedatangan tamu yang sama sekali mereka tidak undang.
Aya merasa bingung, "Perasaan kita nggak ngundang orang gila datang ke rumah deh." sindir Aya melihat kedua temannya.
"Cel lu yang undang mereka berdua?" tanya Rena kepada Marcel dengan tatapan bertanya-tanya.
"Gue tuh nggak ada ngundang mereka, cuman mereka ini ngeyel pengen datang ke rumah." jelas Marcel kepada Rena dan teman-temannya.
"Aduh kenapa sih cewek-cewek. Kita kan datang ke sini juga pengen main, kalian kayak nolak banget kita ke sini." ucap Igel dengan santainya duduk di sofa depan ketiga perempuan tersebut.
"Ya bukan kita menolak kalian ya, cuman ini tuh waktunya kita bertiga, kenapa tiba-tiba kalian datang ke rumah nggak ada satupun yang undang lo gitu loh." jelas Aya dengan raut wajah masam.
"Udah-udah lagian enggak papa tau malah tambah ramai." sahut Bulan menengahi perdebatan 2 sejoli.
"Tuh dengerin noh orang Bulan aja enggak papa, lo yang repot." ucap Igel kepada Aya yang masih kesal dengan kedatangan mereka berdua.
"Berisik lo."
"By the way, gue disini karena diajak Igel ya, jangan nyalahin gue." terang Zerren sembari menunjuk keada Igel.
"Yeee lo sendiri yang mau." ucap Igel menatap Zerren sinis.
"Udah! terus kalian kesini ngapain? mau numpang makan doang?" tanya Bulan kepad mereka berdua.
"Ya ngapain kek, masa makan doang, yang seru gitu." ucap Igel.
"Masalahnya kegiatan kita udah gak seseru itu karena kalian berdua." Aya menatap sinis terhadap kedua orang tidak diundang itu.
"Astaga! Masih ya, udah kita nonton ajalah, ga enak juga kalau cuma makan doang. Rena, tolong ambilin cemilan lagi dong." suruh Bulan kepada Rena.
"Mentang-mentang gue tuan rumah, main nyuruh-nyuruh aja." kesal Rena tapi ia tetap mengambil kan beberapa makanan dari dapur.