23 ; a night to remember

374 39 12
                                        

Usaha kecil Erin rupanya membawa dampak besar untuk Wisnu. Pria itu jadi lebih ceria dan kembali semangat bekerja. Intensitas marahnya ketika di kantor berkurang, meski pembawaannya yang dingin dan tegas masih jelas terasa.

Di rumah pun, setelah pulang kerja, Wisnu menyempatkan diri untuk bermain dengan kucing-kucingnya seperti bapak yang menemani bermain anak-anaknya.

Lihatlah apa yang sedang pria itu lakukan, aigu, Erin tidak dapat menahan senyum. Wisnu tengah memotret Lumi dengan kamera digitalnya.

"Oh, kamu belum tidur?" Tanya Wisnu saat menyadari keberadaan Erin di dekatnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Oh, kamu belum tidur?" Tanya Wisnu saat menyadari keberadaan Erin di dekatnya.

"Belum, Mas Wisnu lagi ngapain sih?"

"Saya lagi ambil foto Lumi, lihat deh dia lucu banget kan?" serunya dengan begitu semangat sembari menunjukkan hasil foto-fotonya.

"Wah iya nurut banget lagi dia difoto-fotoin sama Mas Wisnu. Berasa model ya kamu Lumi," ucap Erin sembari mengelus kucing berbulu putih itu.

"Coba sekarang sama kamu fotonya."

"...?"

"Iya kamu sama Lumi."

"Jangan ah, fotoin Lumi aja lebih bagus."

"Ga nerima penolakan sih, udah ayo cepet."

Erin pasrah pria itu kalau sudah katanya harus. Tidak boleh tidak.
Erin akhirnya menggendong Lumi, kucing itu begitu anteng berada dalam pelukannya. Sepertinya ia sudah mulai nyaman dengannya.

"Siap, senyum ya 1.. 2.. 3"

Jepret.

"Bagus gak?"

"Saya yang fotoin pasti bagus."

Erin tersenyum, memang benar hasilnya sesuai ekspektasi.

"Lagi dong lagi."

"Ketagihan kan, padahal tadi gak mau tuh." Ledek Wisnu.

"Yaudah sih."

"Siap ya.. 1.. 2.. 3"

Jepret.

Jepret.

Jepret.

Entah sudah jepretan yang keberapa, Erin menjadi semangat berpose begitupun Wisnu yang terus mengarahkannya untuk lagi dan lagi.

Wisnu menunjukkan hasilnya pada Erin, wanita itu tersenyum puas.

"Bagus-bagus mas fotonya."

"Heumm.. cantik."

"....."

".. fotonya." Lanjut Wisnu matanya masih fokus pada kamera yang dipegangnya.

"Makan yuk," kata Wisnu tiba-tiba, ia sudah selesai dengan urusan kameranya.

Wisnu & ErinnaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang