🌸 S E M B I L A N

1.5K 105 2
                                        

A story inspired by Jongho OST - A Day

*

*

*

I miss you all day long

I want to turn back our time

No matter what day comes, I remember you

I will engrave your name deep into my heart

*

*

*






PAST








Kelas olahraga, satu-satunya kelas yang Wooyoung sukai dari sekian banyaknya mata pelajaran yang ia benci. Satu-satunya sisa kelas yang menyelamatkan harga diri Jung Wooyoung sebagai seorang pelajar.

Berbeda dengan guru-guru lain seperti Yoo-ssaem yang tidak menyukai kehadiran Wooyoung, dikelas olahraga ia justru menjadi murid kesayangan dari sang pelatih. Yah, meskipun ia belum sehebat atlet sungguhan, tapi paling tidak Wooyoung lebih baik dibanding siswa siswi lain yang berada di kelasnya.

Daniel Kang, nama guru olahraga pria yang sudah seperti seorang sahabat karib untuk Wooyoung.

Lelaki dengan tubuh berotot seperti binaragawan satu itu sudah berumur kepala tiga tahun ini dan Wooyoung mengejeknya karena belum menikah.

Kalau biasa Wooyoung akan menerima pukulan di kepala setiap kali ia menjahili guru-guru, beda lagi dengan Daniel. Pria dewasa berdarah Amerika itu hanya tertawa dan menanggapi lelucon Wooyoung dengan santai tanpa rasa tersinggung sama sekali.

Maklum, gaya barat lebih bebas.

Setelah melakukan pemanasan berlari tiga putaran di lapangan, Daniel-ssaem pun memberikan semua siswa waktu untuk istirahat sebelum mereka lanjut ke kelas olahraga utama hari ini yaitu, bola Volley.

Wooyoung duduk di bangku yang ada di pinggiran lapangan, ia menyeka keringat yang bercucuran di keningnya dengan handuk bersih lalu meneguk air putih dingin dari botol minumannya. Segar sekali.

Well, Wooyoung memang suka kelas olahraga, tapi lari ditengah terik matahari jelas bukan bagian dari olahraga, itu namanya cari mati. Wooyoung sangka kelas hari ini akan dimulai di lapangan indoor, tapi ternyata cara berpikir orang barat itu sedikit aneh.

"Hey ! Kau pandai bermain Volley ?" Wooyoung menyenggol bahu pria di sampingnya, Choi San.

Pria itu menggeleng. "Tidak, biasa saja. Aku hanya pernah mencoba beberapa kali di sekolah lama."

Oh, ngomong-ngomong soal Choi San.

Semakin hari hubungan Wooyoung dengan pria itu semakin dekat. Entah bagaimana awal kejadiannya tapi yang jelas, sudah tiga minggu terakhir ini Jung Wooyoung lebih sering menghabiskan waktu untuk bermain dengan si Choi di banding dengan teman-temannya yang lain. Ini sudah menjadi kebiasaan.

Fakta menariknya, San berhasil membuat seorang pemalas seperti Wooyoung menghadiri kelas tanpa bolong. Yah, meskipun Wooyoung hanya tidur dan mengganggu ketenangan belajar San, tapi jelas hal ini patut di apresiasi bukan ? Si Jung jadi teladan.

San sendiri juga sudah terbiasa dengan kehadiran Wooyoung disisinya. San tidak lagi menolak ketika Wooyoung mengajaknya makan siang bersama. Ia juga tidak lagi heran setiap melihat tingkah konyol Wooyoung yang suka mengekorinya kemana saja.

A Day | WOOSAN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang