[D e n e e e r s]
[ON GOING] !!!
[PROSES REVISI]
________________
Lady Rosella Valencie Zhalaena de Santos adalah seorang putri bungsu dari Raja Aldrich Xavier de Santos dan Ratu Diona Gracelya Joxiel de Santos. Lady Rosella memiliki dua kakak laki...
Hari yang sama dengan pelantikan pangeran gilbert sebagai putra mahkota, kini rombongan lady rosella telah menyusuri hutan eleiz, selama sebulan dengan hanya mengandalkan peta
Mereka saat ini sudah terlihat mulai sangat dekat dengan titik peta, yaitu tempat yang dimaksud oleh pria itu. Lady rosella begitu bersemangat sekarang karna sebentar lagi ia akan sampai
Sang lady tengah sibuk bermain dengan lulu yang dari tadi melompat-lompat ke arahnya, seolah ingin mengambil mainan yang ia pegang tinggi-tinggi
Lady rosella terkekeh gemas melihat lulu yang begitu menggemaskan, ia pun mengendong lulu dan mencium kucing itu bertubi-tubi dan kucingnya hanya bisa mengeong pasrah diperlakukan seperti itu oleh majikannya
"kenapa kamu begitu menggemaskan sekali" ucapnya kembali mencium lulu secara brutal yang dibalas ngeongan lulu yang merasa geli
Tak lama kereta kudanya berhenti setelah 7 hari terakhir tak pernah istirahat. Merasa kereta kudanya berhenti, lady rosella pun membuka pintu jendela dan menunjukkan tatapan bertanya ke viola
Viola hanya tersenyum melihat lady nya, kemudian dia pun menjawab jika ada beberapa pelayan yang sakit ringan, mereka dari tadi meminta pertolongan ke viola untuk meminta ijin ke lady, agar berhenti sebentar
Lady rosella hanya mengangguk, kemudian berpikir sejenak, lalu memanggil maxim yang saat ini masih di atas kudanya, menatap lurus kedepan entah apa yang ia pikirkan
Maxim yang mendengar namanya dipanggil segera turun dari kudanya berlari kecil mengintari kereta untuk ke arah jendela sang lady
"Ada apa lady memanggil saya" tanyanya ketika tiba di depan jendela kereta itu
"Petanya, aku ingin tau dimana kita sekarang" ucapnya tegas sambil mengulurkan tangannya meminta peta
Maxim kemudian memberikan peta yang sedari tadi memang selalu di genggamannya, karna dia lah yang diperintahkan memimpin perjalan
"Lady, sepertinya kita sudah hampir sampai dilihat dari peta ini, sekiranya sekitar 5 km lagi" mendengar itu lady rosella membelalak kaget, tapi ia kemudian segera mengontrol ekspresi terkejutnya, karna merasa sedikit senang akhirnya ia akan sampai
Karna keadaan hatinya yang bagitu baik saat ini, ia pun memerintahkan seluruh pengawal dan pelayan kerajaan untuk akhirnya beristirahat sekarang juga, di tempat mereka berhenti saat ini
Semua yang mendengar titahnya itu tentu senang bukan main, karna mereka begitu lelah hanya saja tak pernah pernah berani mengatakannya sedikit pun, bagi mereka keinginan sang lady lebih utama dibanding urusan tubuh mereka yang sudah begitu lelah
Lady rosella pun turun dari kereta kudanya dan memerintahkan maxim untuk membawakan kuda pribadinya, ia akan menyusuri sekitaran tempat ini sebentar pikirnya
Maxim yang sedikit bingung hanya menurut dan segera mengambil laura, kuda putih yang terlihat mengkilap dan gagah itu. Nama kuda itu memang telah di berikan sendiri oleh lady rosella ketika ia masih kecil
"Aku akan menyusuri tempat ini sebentar, kalian tidak usah ikut, aku tidak akan lama" ucapnya ketika ia telah menaiki kudanya
Mendengar itu, maxim dan viola tentu saja kaget bukan main, mereka tak ingin jika sang lady pergi sendiri karna ini terlalu berbahaya
"Lady ijinkan kami ikut, kami mohon jangan pergi sendiri ini terlalu berbahaya" ucap viola yang diangguki juga oleh maxim
Lady rosella yang memang keras kepala dan tak ingin dibantah, membalas dengan decakan dan tatapan tajam ke arah mereka berdua
"aku tak akan lama, dan kalian tau, aku tak suka dibantah, jadi menurut lah, tunggu aku disini bersama yang lain"
Kemudian lady rosella berlalu pergi memacu kudanya dengan cepat, lalu pergi meninggalkan semua rombongannya, tanpa mendengar perkataan viola yang sudah berteriak frustasi
"Bagaimana ini tuan maxim, kita bisa dipenggal jika lady rosella dalam bahaya" viola merasa sedikit takut sekarang
Maxim pun merasakan hal yang sama, kemudian ia dengan beraninya memacu kudanya dengan cepat mengejar lady rosella. Ia tak memperdulikan hukuman apa yang akan ia terima nanti, yang pasti, ia harus selalu berada di samping sang lady sesuai perintah pangeran bryan
Viola yang melihat itu langsung membelalak kaget dan ingin mengejarnya juga, tapi sebelum pergi ia memerintahkan semua pengawal dan pelayan untuk tetap menunggu disana, tak lama ia pun memacu kudanya dengan cepat mengejar maxim
Lady rosella yang saat ini sudah menyusuri hutan eleiz dengan pandangan mata yang berbinar karna hutan itu sangat lah indah. Laura, kudanya yang begitu gagah berlari begitu cepat, tanpa sadar membawanya semakin jauh dari rombogannya yang sedang menunggu cemas disana
Lady rosella pun tak sadar jika ia sudah sejauh itu, ia baru menyadari, setelah ia merasa bingung kala memasuki kawasan hutan yang berbeda dengan sebelumnya, kali ini terlihat begitu gelap dan menyeramkan
Itu tentu saja tak membuatnya takut, hanya saja ia begitu bingung saat ini, bagaimana bisa begitu berbeda, seolah-olah tempat ini seperti hutan mati yang tak berpenghuni makhluk hidup yang bernama hewan dan tumbuhan
Tumbuhan disini memang ada, hanya saja terlihat mati semua dan berwarna gelap, ini begitu aneh batinnya. Lady rosella yang tersadar segera menarik tali laura untuk memutar balik badannya dan segera pergi dari sana
Tak ada yang terjadi, hanya saja ia merasa seakan ada yang memperhatikan dirinya sekarang. Tak ingin mengambil resiko, lady rosella memacu kudanya lebih cepat dan menjauh dari tempat itu secepatnya, ia merasakan firasat buruk saat ini
Maxim yang kehilangan jejak lady rosella menghela nafas kasar, terlihat jelas ekspresi putus asa, juga khawatir tercetak di wajahnya, tak lama viola datang dari belakang dan berhenti di sebelahnya
"Dimana lady rosella, kenapa kau berhenti" tanya viola dengan nada begitu khawatir
"Aku kehilangan jejaknya, tapi ini aneh viola, lihatlah tanah di hutan ini bukankah sangat aneh, harusnya dengan tanah seperti ini, akan terlihat jelas jejak kaki kuda, tapi jejaknya cuman sampai disini dan selebihnya tidak ada, seolah kaki kuda itu tak menapak lagi di tanah"
Melihat itu viola terkejut dan berpikir hal yang sama, ini begitu aneh kemana sebenarnya lady nya itu pergi. Mereka berdua dipenuhi perasaan gelisah, mereka akhirnya memutuskan untuk kembali ke rombongan dan menunggu sang lady disana, semoga lady nya itu tidak apa-apa dan cepat kembali
Berbeda dengan lady rosella yang kini tersesat semakin jauh di dalam hutan, ia tak tau jalan menuju rombongannya, karna tadi ia tak begitu memperhatikan ketika laura membawanya begitu cepat
Ia merutuki dirinya karna terlalu asik menikmati pemandangan hutan eleiz, kini ia merasa menyesal sekarang karna lebih terpesona akan keindahan hutan ini
"Aku harus tenang, ayo laura kau bukan kuda biasa cepat cari jalan keluar" laura yang seakan mengerti kemudian berlari mengikuti perintah lady nya itu
haloo ges, gimana kabarnya baik kan? harus selalu baik ya inget kalian itu berharga hihi >< sampai sini dulu see u. love author 🎀
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.