Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Confusing

2.8K 112 3
                                        

Happy Reading 💙

Duchess rosella saat ini masih belum sadarkan diri, membuat lily begitu khawatir melihat sang duchess, apalagi jejak cekikan yang memerah di leher itu terlihat begitu jelas sebab kulit seputih salju yang dimiliki duchess rosella

Lulu yang sedari tadi berada di perut duchess rosella, terus saja menggesekkan kepalanya seolah menyuruh majikannya untuk bangun bermain dengannya. Tabib yang memeriksa sang duchess undur pamit diri, setelah memastikan jika duchess rosella baik-baik saja

Kini tersisa lily dan lulu yang berada di kamar itu. Pangeran gilbert yang tadi membawa duches rosella telah kembali ke ruangannya, pangeran gilbert bisa saja menunggu duches rosella sampai sadar, tapi banyaknya tugas yang harus ia kerjakan tak bisa ditinggalkan

Berbeda dengan duke harvey, pria itu lebih memilih mengurung diri di ruangan pribadinya, ia tak pernah keluar sedari tadi, saat ini duke harvey tengah begitu khawatir akan kabar duchess rosella, entah kenapa ia terus saja menyalahkan dirinya

Duke harvey merasa, ini bukanlah dirinya, ia tak pernah sekalipun mengkhawatirkan siapapun sebelumnya, kecuali keluarganya tapi kenapa dengan gadis itu, ia menjadi seperti ini. Sepertinya keputusan untuk tak berada di dekat gadis itu, adalah keputusan yang baik, ia tak ingin menyakiti gadis itu lagi. Entahlah duke harvey hanya merasa ini tak benar

Kembali di suasana kamar yang bernuansa putih biru dengan corak unik yang cantik, duchess rosella telah mulai sadarkan diri. Lily yang melihat nonanya sadar segera menghampirinya

"Duches, apakah anda baik-baik saja? apa ada yang sakit?" duchess rosella hanya menggeleng pelan, sembari berusaha duduk menyadarkan dirinya di sandaran kasur dibantu oleh lily

"air" suara yang begitu lemah begitu membuat lily sedih dan tak bisa membendung air matanya lagi. Lily menangis karna tak tega melihat keadaan sang duchess yang sudah sangat ia sayangi ini

Walaupun mereka baru saja berkenalan, tapi lily yang diperlakukan begitu baik dan dianggap ada oleh duchess rosella, membuatnya begitu menyayangi nonanya

"A-air lily" ia yang masih menangis menatap lesu ke nonanya sedikit tersentak, akibat kecerobohannya yang malah terdiam. Lily pun langsung mengambilkan air ke sang duchess, lalu membantunya minum

"Maafkan saya duchess, saya hanya tak tega melihat anda seperti ini" duchess rosella yang telah selesai minum, hanya mengangguk mengerti. Gadis itu seakan tak bisa bicara banyak, sebab lehernya yang terasa sakit

Lulu yang sedari tadi hanya diam, ternyata kucing itu sudah tertidur pulas di sampingnya. Duchess rosella yang melihat ke arah lulu terdiam, dadanya terasa begitu sesak. Ia begitu merindukan keluarganya saat ini

"Ibu, ayah, kakak, aku sangat merindukan kalian, aku ingin pulang" batin gadis itu

Tanpa sadar air mata jatuh membasahi pipinya, duches rosella menangis, ia tak bisa menahan kerinduan kepada keluarganya. Sudah hampir 2 bulan mereka tak bertemu, ia juga tak bisa lagi mengirim surat kepada keluarganya, sebab perkataan sang duke yang tak bisa asal membuka portal penghubung kerajaan cahaya

Mengingat nama sang duke, ia begitu ketakutan dan marah, mengingat perlakuan pria itu kepadanya. Lily yang sedari tadi selalu memperhatikan setiap pergerakan duchess rosella, seketika dibuat panik melihat sang duchess menangis. Ini pertama kalinya, ia melihat nonanya menangis dan itu membuatnya seolah merasakan sakit yang di alami nonanya saat ini

"Duchess apa ada yang sakit? saya akan panggilkan tabib sekarang, bertahanlah duchess" lily yang akan beranjak pergi langsung di tahan oleh suara duchess rosella

Become The Duchess Of Light Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang