Mutual Comfort

2.3K 113 9
                                        

Happy Reading 💙

Cahaya matahari mulai menyinari bumi, masuk melalui celah gorden kamar yang di isi dua pasang manusia berbeda jenis. Tampak keduanya masih tertidur lelap saling berhadapan, seolah nyaman satu sama lain. Tak lama duchess rosella menggeliat, mulai terbangun, mengerjapkan matanya perlahan, tak lama duches rosella tersentak kaget

Melotot tak percaya akan pemandangan yang ia lihat di hadapannya, kembali mengerjapkan matanya berkali-kali, seolah memastikan dirinya tak mimpi, ternyata benar apa yang ia lihat saat ini, seorang pria tampan yang tak lain duke harvey berada tepat di hadapannya, tertidur sangat tenang

Sang duke yang masih tertidur lelap tampak begitu sangat tampan, tak seperti saat pria itu menatapnya dingin dengan mata tajamnya itu, memperhatikan setiap inci wajah tampan itu, duches rosella benar-benar dibuat berdebar, duke harvey begitu tampan, dengan rahang yang tegas, alis tebal yang melengkung sempurna, mata cantik dengan bulu mata lentik yang panjang, hidung yang tinggi sangat cocok dengan wajah tampannya, juga bibir berisi yang sangat menggoda di matanya

Duchess rosella merasakan jantungnya kembali berdetak cepat, tangannya tanpa sadar mengelus pipi mulus sang duke, perasaannya saat ini begitu senang, sebab bisa melihat wajah polos pria itu saat tertidur

Duchess rosella baru menyadari jika wajah ini tampak begitu damai saat tertidur, karna yang selalu duchess rosella liat, wajah itu akan selalu menampilkan raut muka tanpa ekspresi serta tatapan tajam ke setiap pasang mata yang melihatnya, termasuk dirinya

Duchess rosella yang masih mengelus wajah itu dengan lembut, tak sadar jika mata sang duke mulai terbuka dan menatap langsung ke manik matanya. Seketika duches rosella tercekat, saat mata mereka bertatapan

Duchess rosella yang sebelumnya menatap lekat ke pipi lembut sang duke, tanpa sadar beralih ke mata pria itu yang ternyata telah bangun, saat ini tatapan mereka terkunci satu sama lain. Bertatapan beberapa detik sampai kesadaran mereka kembali, karena lulu melompat ke tengah-tengah mereka

Seketika keduanya tersentak kaget karna kehadiran kucing itu, duke harvey segera duduk dari tidurnya, begitupun duchess rosella yang langsung duduk mengambil lulu ke pangkuannya

Mereka berdua berdehem bersamaan tanpa sengaja akibat kecanggungan yang mereka rasakan saat ini. Tersadar akan itu, duke harvey segera bangkit dari kasurnya ingin bersiap-siap mandi

Setelah duke harvey pergi menuju kamar mandi, duchess rosella menghela nafas lega. Suasana tadi begitu canggung, sehingga membuat jantungnya berdetak begitu cepat. Segera menggeleng, lalu ia menunduk mengusap lulu

Duches rosella baru menyadari jika dirinya masih menggunakan dress kemarin, duchess rosella bahkan tertidur tanpa mengganti pakaiannya. Tersadar akan kecerobohannya, duches  rosella pun hanya bisa merutuki dirinya dan berpikir, apakah duke harvey akan menganggapnya aneh, sebab tertidur tanpa mengganti pakaian

Duchess rosella kembali menghela nafas pasrah, bagaimanapun itu sudah terjadi dan itu bukan hal yang di sengaja. Ketukan dari arah pintu berhasil mengalihkan atensinya, ia lalu mempersilahkan orang itu masuk

"Salam kepada duchess rosella, semoga dewa cahaya selalu memberkati" ucap lily sembari membungkuk. Walaupun duchess rosella sudah pindah kamar, tapi sudah menjadi tugas lily untuk membantu nonanya bersiap-siap setiap hari

Seperti sekarang ini, lily tetap bangun sesuai jadwal untuk menuju ke kamar sang duchess. "Duchess apakah anda sudah ingin mandi, saya akan membantu anda bersiap-siap"

"Tunggu sebentar lily, yang mulia masih memakai kamar mandi, aku akan memanggilmu nanti" lily pun mengangguk mengerti, lalu segera pamit dari sana, lily memutuskan menunggu di depan pintu kamar tersebut

Become The Duchess Of Light Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang