EPILOG

613 16 0
                                        

Ini adalah Epilog khusus untuk cerita pertamaku, sepertinya hanya ini satu-satunya epilog yang akan aku buat, kecuali kalo kalian masih memiliki beberapa hal yang janggal atau ada yang membuat kalian penasaran, bisa aja aku bakal tambah Epilognya. So.....

"Happy Reading "

Sepuluh tahun telah berlalu sejak malam kemenangan itu. Kerajaan Alaida berdiri lebih megah dari sebelumnya, bukan karena bangunan atau menaranya yang tinggi, melainkan karena rakyatnya hidup dalam kedamaian yang nyata.

Sepuluh tahun terakhir ini tak ada lagi ketakutan akan perang. juga tak ada lagi bayangan kegelapan. Semuanya hidup bahagia dan maju

Di taman luas yang dulu tempat para putri meminum teh, kini dipenuhi suara anak-anak. Terdengar tawa anak-anak yang tengah bermain sore itu. Ada 5 anak yang berlari, dan dua anak paling depan adalah putra dan putri kembar kerajaan cahaya yang kini berusia 8 tahun

Putra itu memiliki wajah yang sangat tampan dengan ketegasan dari ayahnya dan kelembutan dari ibunya.
Sementara sang putri mewarisi kecantikan Ratu Rosella dan keberanian yang sama kuatnya dengan Raja Harvey.

Mereka berlari tanpa beban, tanpa mengetahui betapa besar perjuangan orang tua mereka dahulu untuk menciptakan dunia seaman ini. Tak jauh dari sana, Raja Harvey dan Ratu Rosella tengah duduk bersama para saudara dan iparnya serta ayah dan ibunya

Ratu Rosella tersenyum melihat kedua anaknya bermain bersama sepupu-sepupu mereka. Raja Harvey duduk di sampingnya, satu tangannya menggenggam tangan istrinya seperti kebiasaan yang tak pernah berubah sejak hari pertama mereka mengungkapkan perasaan satu sama lain.

"Lihatlah mereka. Dunia yang dulu penuh ancaman kini terasa begitu sederhana dengan hadirnya malaikat-malaikat itu" bisik Ratu Rosella lembut. Raja Harvey mengangguk sembari tersenyum menatap ke arah anak-anak

"Karena kita menjaganya dengan penuh cinta bersama"

Di sisi lain kursi, Raja Leovarnost dan Ratu Aurora duduk berdampingan. Raja Leovarnost memimpin kerajaan dengan sangat bijaksana, adil, dan penuh ketegasan. Bukan hanya sang Raja tapi Ratu Aurora juga menjadi ratu yang dicintai rakyat karena kelembutan serta kecerdasannya.

Kerajaan Alaida berkembang pesat di bawah kepemimpinan mereka. Pendidikan semakin maju. Perdagangan antar kerajaan semakin kuat. Rakyat hidup makmur tanpa kekurangan. Dan kebahagiaan mereka kini semakin lengkap sejak kedatangan dua Malaikat kecil di hidup mereka yang juga tengah bermain bersama sepupunya

Tak jauh dari mereka, Pangeran Bryan dan Countes Shaylee tertawa melihat anak-anak mereka yang bermain kejar-kejaran. Pangeran Bryan tetap menjadi sosok yang penuh semangat dan kini menjadi sosok ayah yang hebat bagi satu malaikat kecilnya, sementara Countes Shaylee membawa keseimbangan dalam setiap keputusan yang ia ambil.

Dan di antara tamu kerajaan hari itu, berdiri Raja Cassel bersama istrinya, Ratu Evelyne. Mereka baru saja tiba. Tatapan Raja Cassel kini berbeda dari bertahun-tahun lalu. Tidak ada lagi luka yang tersembunyi. Juga tak ada lagi doa yang meminta kehidupan selanjutnya. Yang ada hanyalah rasa syukur.

Ratu Evelyne menggenggam lengannya dengan lembut, dan Raja Cassel membalasnya dengan senyum tulus. Ia akhirnya memahami sesuatu yang dulu sulit ia terima. Cinta sejati bukan tentang siapa yang pertama kali membuat jantung berdebar. Tetapi tentang siapa yang tetap tinggal dan berjalan bersama hingga akhir.

Menjelang senja, seluruh keluarga kerajaan berkumpul di bawah pohon besar di tengah taman. Raja Aldrich dan Ratu Diona, yang kini menikmati masa tua dengan tenang, duduk menyaksikan cucu-cucu mereka bermain. Wajah mereka penuh kebahagiaan dan kebanggaan.

"Semua ini adalah hasil dari keberanian dan keberhasilan anak-anak kita" ujar Raja Aldrich pelan. Ratu Diona mengangguk dengan mata berkaca-kaca.

Langit berubah jingga. Angin sore berhembus lembut, membawa aroma bunga dan tawa. Kini mereka memutuskan memasuki istana bersiap-siap untuk makan malam bersama. Kembali ke kamar masing-masing dengan Raja Cassel dan Ratu Evelyne dan satu Malaikat kecil hasil buah cinta mereka yang berada di kamar tamu

Raja Harvey memeluk Ratu Rosella dengan kepala yang menyandar nyaman di dada suaminya. Keduanya memandang ke arah anak-anak mereka yang tertidur akibat kelelahan

"Jika suatu hari mereka bertanya tentang masa lalu, apa yang akan kau ceritakan?" kata Ratu Rosella pelan. Raja Harvey tersenyum.

"Tentu aku akan mengatakan bahwa dunia ini penuh kegelapan, tapi cinta lebih kuat dan mendatangkan cahaya yang akan menghilangkan kegelapan itu" Ratu Rosella semakin mengeratkan pelukannya

Dunia yang mereka tempati saat ini tak ada lagi peperangan, perebutan hati atau perpisahan yang menyakitkan. Yang tersisa hanyalah keluarga, persahabatan antar kerajaan dan generasi baru yang tumbuh dalam damai

Di bawah langit yang sama, yang dahulu menjadi saksi doa dan air mata. Kini menjadi saksi tawa dan kebahagiaan. Legenda tentang seorang Duke dan Duches, tentang para pangeran, tentang Dewa Cahaya dan kerajaan-kerajaan yang bersatu, akan terus hidup. Bukan sebagai kisah peperangan. Tetapi sebagai kisah tentang cinta yang memilih untuk tetap bertahan dan akan selalu bertumbuh dan hidup.

Selesai ✨

BTW GUYS AKU GATAU KENAPA, AKU GABISA NGEDIT SINOPSIS CERITA AKU YANG INI, AKU UDAH BERKALI-KALI EDIT KATA ON GOING JADI END TAPI TETEP GABISA KE SAVE, AKU GATAU ADA APA DENGAN WATTPAD :)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

BTW GUYS AKU GATAU KENAPA, AKU GABISA NGEDIT SINOPSIS CERITA AKU YANG INI, AKU UDAH BERKALI-KALI EDIT KATA ON GOING JADI END TAPI TETEP GABISA KE SAVE, AKU GATAU ADA APA DENGAN WATTPAD :)

Become The Duchess Of Light Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang