Happy Reading 💙
Setelah pembicaraan mereka tadi di paviliun kini keduanya telah berada di tempat yang berbeda karna duchess rosella saat ini tengah berada di kebun bersama lily dan juga lulu
Sedangkan duke harvey berada di ruang pribadinya tak ingin di ganggu oleh siapapun termasuk matthias yang sedari tadi setia berdiri di depan pintu ruangan itu
Matthias seakan putus asa karna tak bisa membujuk sang duke untuk merubah keputusannya ditambah lagi, dia tak di perbolehkan masuk untuk bertemu duke itu
Tak hanya matthias, tetapi pangeran gilbert pun sama dia tak diperbolehkan masuk ke ruangan sang duke dan saat ini pangeran itu tengah berada di taman kerajaan nampak merenung ditemani kenzo pengawal pribadinya
Matthias dan pangeran gilbert terlihat begitu frustasi tak tau harus bagaimana lagi untuk membujuk sang duke agar tak mengambil keputusan berbahaya bagi dirinya tersebut
Duchess rosella yang baru balik dari kebun yang tepatnya di belakang istana berjalan melewati taman dan tanpa sengaja matanya bersitatap dengan pangeran gilbert yang tengah duduk di gazebo, ditemani tangan kanannya yang berdiri di sampingnya
Duchess rosella tentu menghampiri pangeran gilbert, karna akan tak sopan jika dirinya berlalu tanpa menyapa putra mahkota dari kerajaan ini. Sesampainya di depan pangeran gilbert duchess rosella juga lily membungkuk memberi salam
"Salam kepada putra mahkota semoga dewa cahaya selalu memberkati"
Pangeran gilbert tampak tersenyum menatap lekat sang duchess yang berada di hadapannya terlebih duchess itu nampak menggemaskan dengan kucing di tangannya
"Salam kepada duchess rosella semoga dewa cahaya selalu memberkati" ucapnya membalas salam dari duchess rosella dan di ikuti pula oleh kenzo tangan kanannya itu
Duchess rosella hanya mengangguk sembari tersenyum tipis agar terlihat sesopan mungkin di depan pangeran muda itu
"Anda dari mana duchess" duchess rosella yang akan menunduk kembali untuk pamit seketika merasa tak enak
"Ah saya dari kebun yang mulia"
Pangeran gilbert sebenarnya tau duchess rosella dari kebun, karna ia bisa melihat beberapa buah berada di keranjang yang tengah di pegang oleh pelayannya itu
Hanya saja pangeran gilbert merasa sedikit canggung, jadi dia memutuskan berbasa-basi sedikit agar dirinya bisa mulai dekat dengan istri sang duke
"Wah sepertinya apel itu matang dengan sempurna" ucapnya kembali mencoba mencairkan suasana
"Ya yang mulia, apa anda mau? saya bisa memberikan seluruh buah ini di keranjang jika anda menginginkannya"
Pangeran gilbert menggelengkan kepala cepat karna ia sama sekali tak tertarik dengan buah-buahan itu, ia sedikit tak menyangka akan di tawarkan buah yang sudah duchess itu petik kepadanya
"Tak apa duchess, saya tak terlalu menyukai buah-buahan" ucapnya bohong
Duchess rosella pun hanya mengangguk kecil menanggapi perkataan itu
"Ngomong-ngomong aku penasaran dengan kucing itu, dia tampak menggemaskan" lagi pangeran gilbert kembali berbasa-basi
Entah kenapa ia ingin terus mengobrol dengan duchess rosella, walaupun ini salah tapi ia tak ingin membiarkan obrolan mereka berakhir
Duchess rosella yang mendengar pujian kepada lulu tersenyum manis, lulu memang begitu menggemaskan maka dari itu ia memutuskan merawatnya saat pertama kali menemukan lulu waktu berburu
KAMU SEDANG MEMBACA
Become The Duchess Of Light
Romance[D e n e e e r s] [ON GOING] !!! [PROSES REVISI] ________________ Lady Rosella Valencie Zhalaena de Santos adalah seorang putri bungsu dari Raja Aldrich Xavier de Santos dan Ratu Diona Gracelya Joxiel de Santos. Lady Rosella memiliki dua kakak laki...
