Happy Reading 💙
Siang itu di paviliun kerajaan cahaya, di isi dengan dua pasang manusia berbeda jenis yang tengah terlihat berbicara satu sama lain
Duke harvey dan duchess rosella yang berada di paviliun itu nampak terlihat canggung, untung saja panas matahari tidak begitu menyilaukan siang itu
"Yang mulia apa kau baik-baik saja" duchess rosella merasa begitu khawatir terlebih mengingat keputusan sang duke yang ingin meninggalkan kerajaan ini, tentu membuatnya merasa tak tenang
Bagaimana pun, duchess rosella telah menyadari perasaannya, dan ia akhirnya tak bisa menyangkal lagi jika dirinya telah jatuh dalam pesona pria di hadapannya ini
Terlebih sudah seminggu mereka memutuskan untuk sekamar dan mulai membiasakan diri, walaupun terkadang masih canggung tapi setiap bangun dari tidurnya mereka akan tanpa sadar saling memeluk satu sama lain
"Jika kau datang kesini untuk membujukku, itu tak akan mampu duchess, karna keputusan ku mutlak"
Perkataan dengan nada setajam pisau itu, hanya dibalas helaan nafas panjang oleh duchess rosella. Duchess rosella menyusul pria itu sebenarnya bukan karna ingin membujuknya, tapi karna sang duchess begitu penasaran alasan apa yang membuat pria itu memutuskan hal tersebut
"Aku tak akan membujuk mu yang mulia, aku hanya penasaran tentang keputusan mu" nada yang begitu lembut dari gadisnya selalu saja berhasil membuat duke harvey merasa tenang
Menghela nafas kembali sembari melihat ke bunga-bunga cantik di sekitar paviliun, sang duke nampak terdiam sejenak
"Duchess, kau tau bukan, keputusan ini beresiko untukku, tapi tidak ada cara lain selain keputusan ini demi menyelamatkan kerajaan cahaya"
Duchess rosella mengangguk singkat, tapi ia pun masih tak mengerti karna bagaimana pun jika duke harvey memutuskan untuk keluar dari istana, bukan kah akan lebih muda untuk raja iblis menemukan dirinya
"Tapi yang mulia bukan kah raja iblis akan lebih mudah menemukan mu saat kau diluar"
Seolah setuju akan perkataan gadisnya sang duke pun mengangguk
"Benar, raja iblis bahkan tak tau jika aku masih hidup, yang raja itu tau hanya pengikutnya yang telah berhasil melenyapkan seluruh keturunan dewa cahaya, tapi tidak masalah jika dia akan mengetahui keberadaan ku, selama itu tak menganggu kerajaan cahaya"
Duke harvey telah mengetahui jika raja iblis ternyata tak tau jika dirinya masih hidup, karna tepat saat dirinya keluar mencari petunjuk atas mimpi-mimpinya itu, sang duke menemukan fakta
Fakta itu membuatnya begitu marah, ketika ia mengetahui penyihir hitam yang dulunya melenyapkan seluruh keluarganya telah tiada
Sang duke merasa murka seharusnya dirinya lah yang melenyapkan penyihir itu, terlebih duke harvey merasa tak ikhlas karena mengetahui penyihir itu mati begitu saja hanya dengan kekuatan kecil dari raja iblis
Padahal tanpa siapapun ketahui sang duke telah beribu kali melenyapkan penyihir itu di dalam pikirannya dengan begitu keji, dan pikiran-pikiran itu lah yang akan ia lakukan untuk penyihir itu jika mereka telah bertemu nantinya
Namun, memang sepertinya bukan takdir dirinya lah yang melenyapkan penyihir itu, dan itu membuatnya sangat tak terima dan begitu marah kepada raja iblis
"Yang mulia itu tak adil, apa kau akan membahayakan kerajaan lain demi kerajaan cahaya? bukan kah jika kau keluar dan keberadaanmu di temukan, itu hanya akan membahayakan kerajaan yang akan kau datangi nanti atau rakyatnya, bagaimana dengan rakyat tak bersalah itu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Become The Duchess Of Light
Romance[D e n e e e r s] [ON GOING] !!! [PROSES REVISI] ________________ Lady Rosella Valencie Zhalaena de Santos adalah seorang putri bungsu dari Raja Aldrich Xavier de Santos dan Ratu Diona Gracelya Joxiel de Santos. Lady Rosella memiliki dua kakak laki...
