Happy Reading 💙
Malam yang begitu mencekam dan sangat gelap, hanya di terangi oleh cahaya bulan. Tampak beberapa orang yang berada di hutan itu terlihat waspada, dan ketakutan mendengar suara telapak kaki kuda yang menuju ke arah mereka
Maxim dan beberapa prajurit telah mengambil pedang mereka untuk berjaga-jaga, suara itu semakin terdengar, seolah sudah hampir sampai di posisi mereka saat ini. Tak lama suara telapak kuda itu telah sampai di hadapan mereka
Mereka yang melihat adanya dua kuda yang tampak jelas di naiki oleh pria dan wanita, hanya saja karna keadaan yang begitu gelap dan hanya mengandalkan cahaya bulan, mereka tak bisa melihat jelas siapakah orang di depan mereka saat ini
Bahkan kuda mereka pun tak terlalu jelas terlihat, akibat gelapnya malam. Wanita yang berada di kuda putih itu pun mulai turun dan berjalan ke arah mereka
"Siapa kau" maxim yang begitu waspada, segera bertanya dengan nada tajam ke arah wanita itu
Maxim ataupun viola juga beberapa orang disana, belum menyadari bahwa saat ini yang berada di depan mereka, adalah sang lady ah lebih tepatnya sang duchess
Duchess Rosella
Mereka tentu tak langsung mengenali duchess rosella, sebab yang mereka tau lady nya itu selalu memakai cadar, sedangkan wanita yang wajahnya tak terlihat jelas akibat gelapnya malam, membuat mereka tak mengenali rupa wanita itu
"viola" suara itu membuat viola tercekat begitu pula dengan maxim, mereka tentu tau jelas itu suara lady mereka. Mereka semua membungkuk memberi hormat ketika mendengar suara yang sangat mereka kenali
"Salam kepada lady rosella valencia zhalaena de santos semoga dewa selalu memberkati"
Viola yang telah memberi salam langsung berlari cepat untuk memeluk sang lady, sembari menangis. Akhirnya lady mereka kembali
Duchess rosella yang melihat viola akan memeluknya pun, hanya terdiam membiarkan viola datang ke arahnya, dengan menggendong kucing kesayangannya itu
Duchess rosella tanpa sadar meneteskan air mata, ditambah dengan melihat keadaan hampir seluruh prajurit dan pelayannya terkapar tak sadarkan diri, ia mulai menyalahkan dirinya dan menatap kosong ke depan
Viola yang memeluk sang lady tak hentinya mengucap syukur kepada dewa karna doanya telah dikabulkan, lady nya telah kembali. Membalas pelukan viola sebentar dan mencoba menenangkannya
Duchess rosella pun mengambil lulu dari tangan viola, kucing itu seolah tau langsung melompat menggesekkan kepalanya di ceruk leher sang duchess yang memeluknya. Viola dan maxim juga beberapa orang disana masih terdiam memperhatikan sang lady
Apalagi penampilan sang lady yang tak memakai cadar, juga pakaian yang nampak begitu aneh di mata mereka. Viola yang memang berdiri di hadapan sang lady, akhirnya bisa melihat dengan jelas wajah sang lady yang telah lama ia tak lihat
Ia terdiam terpesona, menatap kagum sembari menangis haru melihat wajah yang sangat dirindukannya itu selama ini. Duke harvey yang sedari tadi terdiam di atas kudanya, melangkah turun berjalan ke arah gadisnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Become The Duchess Of Light
Romansa[D e n e e e r s] [ON GOING] !!! [PROSES REVISI] ________________ Lady Rosella Valencie Zhalaena de Santos adalah seorang putri bungsu dari Raja Aldrich Xavier de Santos dan Ratu Diona Gracelya Joxiel de Santos. Lady Rosella memiliki dua kakak laki...
