Happy Reading 💙
Lady rosella masih terbaring lemas dan belum sadarkan diri, tabib yang memeriksanya juga telah pergi sedari tadi, dan telah memastikan jika gadis itu hanya kelelahan, akibat kurang tidur dan belum makan sesuatu
Tabib juga memberikan ramuan untuk di berikan kepada lady rosella ketika sang lady sadar. Duke harvey saat ini tengah berada di ruangannya, tampak termenung memikirkan seorang gadis yang kini terbaring lemah
Tidak biasanya ia merasa seperti ini, apalagi ia tipikal yang tak peduli dengan apapun, dengan sikapnya yang begitu dingin dan tak punya hati. Mendegus kasar, ia pun mencoba mengalihkan atensinya dengan menyibukkan diri membaca beberapa buku
Tak terasa waktu terus berjalan sudah 2 jam lamanya, gadis itu pingsan dan kini gadis itu, mulai membuka matanya perlahan. Setelah betul-betul sadar, gadis itu pun mencoba duduk dan melihat sekeliling kamar
kosong, tak ada siapapun di sini selain dirinya, ia pun hanya bisa menghela nafas kasar, lalu beranjak turun dari ranjang dan mencoba berjalan perlahan menuju pintu
Ia merasa masih pusing, walaupun sudah tak seperti sebelumnya, namun ia merasa sedikit oleng dan mencoba menyeimbangkan langkahnya. Sampai di depan pintu, ia kemudian mendorong pintu tersebut, tapi ternyata pintu itu telah di kunci dari luar
Sekelebat pikirannya seakan terputar ulang di otaknya, tentang perintah pria tadi yang menyuruh pengawalnya untuk mengurung dirinya agar tak bisa keluar. Lady rosella pun mendesah frustasi dan mulai memukul-mukul pintu tersebut, sembari berteriak minta dibuka
Pengawal yang berada di depan pintu, langsung menyuruh pengawal lainnya untuk memberitahu duke harvey, sebab gadis itu kini telah sadar, pengawal itu kemudian berlari cepat menuju ruangan sang duke
Duke harvey yang tengah sibuk mau tak mau mengalihkan atensinya, ketika pengawal melaporkan jika gadis itu kini sudah sadar dari pingsannya
Duke harvey pun hanya mengangguk dingin tanpa ekspresi, membuat pengawal itu segera pergi setelah menunduk memberi hormat
Berjalan menuju kamar yang di tempati sang gadis, duke harvey dapat mendengar dari jarak 50 mete,r gadis itu kini tengah berteriak, sembari mengedor-gedor pintu itu meminta untuk di keluarkan
Tepat sampai di depan kamar sang gadis, para pengawal yang berjaga disana menunduk memberi hormat lalu membuka pintu kamar tersebut. Terlihat seorang gadis yang kini terduduk lemas, sembari menangis tersedu-sedu memegang kakinya
Gadis itu terlihat rapuh dan entah kenapa, itu membuat perasaannya tak karuan dan merasa tak suka melihat keadaan sang gadis saat ini
Duke harvey pun berjalan menuju ke depan gadis itu, yang tak sadar jika pintu telah di buka, lady rosella terlalu lelah karna tenaganya begitu terkuras apalagi dia baru sadar dari pingsannya
Melihat sepasang sepatu yang ada di hadapannya, lady rosella pun mendongak, menatap tajam pria kejam itu. Ia begitu tak menyangka jika orang-orang di kerajaan cahaya yang selama ini ia cari ternyata begitu kejam
KAMU SEDANG MEMBACA
Become The Duchess Of Light
Romantika[D e n e e e r s] [ON GOING] !!! [PROSES REVISI] ________________ Lady Rosella Valencie Zhalaena de Santos adalah seorang putri bungsu dari Raja Aldrich Xavier de Santos dan Ratu Diona Gracelya Joxiel de Santos. Lady Rosella memiliki dua kakak laki...
