The Threatening Danger

1.2K 60 22
                                        

Happy Reading 💙

Pangeran gilbert saat ini merasa begitu bosan di kamarnya, apalagi dia seolah merasa dikurung dan tak dibiarkan kemana-mana oleh raja iblis. Pangeran gilbert berpikir untuk keluar sebentar sekedar berjalan-jalan karna sangat membosankan hanya berdiam diri di dalam kamar

Pangeran gilbert pun mengendap-endap keluar memastikan keberadaan raja iblis yang saat ini bersama tangan kanannya entah membahas sesuatu yang penting. Setelah memastikan keduanya tampak sibuk, pangeran gilbert pun kembali ke kamarnya dan segera melompat turun dari balkon yang cukup tinggi itu

Setelah sampai dibawah, tubuhnya sedikit kesakitan akibat terkena batu keras yang berada dibawah balkon kamarnya, tak ingin menghiraukan hal tersebut, pangeran gilbert pun bergegas menjauh dari istana dan akan kembali secepat mungkin agar tak menimbulkan kecurigaan

Para pemilik ilmu hitam yang berjaga di sekitaran istana azeil, menundukkan badan kala pangeran gilbert lewat di hadapan mereka. Pangeran gilbert pun tak menghiraukan hal tersebut dan mempercepat jalannya menuju gunung moiz

Entah kenapa ia terpikirkan oleh keadaan duke harvey sehingga membuatnya mau tak mau ke gunung itu, sungguh pangeran gilbert sudah tak memikirkan konsekuensi yang akan ia dapat jika sampai raja iblis mengetahui dirinya menemui sang duke diam-diam

Memakan waktu satu jam lebih untuk sampai di gunung moiz malam itu, pangeran gilbert pun akhirnya tiba di goa tempat sang duke dikurung. Pangeran gilbert bersembunyi di semak-semak pada awalnya karna ingin memastikan keadaan disana aman, dan hanya ada beberapa pengikut ilmu hitam yang berjaga di bagian depan

Pangeran gilbert pun melangkah maju mendekati goa, para pengikut ilmu hitam yang tengah berjaga di sana seketika tunduk hormat memberi salam kepada sang pangeran

"Salam kepada pangeran gilbert, semoga anda hidup dalam keabadian" ucapan salam itu membuat kening pangeran gilbert berkerut, akan tetapi ia tak ingin membuang waktu untuk memikirkan hal seperti itu

Pangeran gilbert pun melangkah masuk ditemani beberapa pengikut ilmu hitam. Dapat pangeran itu lihat dari kejauhan sosok pria tampan yang terkulai lemas di atas batu besar dengan rantai yang melilit tubuhnya

Pangeran gilbert semakin mendekat, dan saat tiba tepat dihadapan duke harvey yang tengah menunduk seolah tertidur, entah kenapa penampilan kacau dari duke harvey membuat pangeran gilbert merasa kasihan

"Sudah berapa hari dia tidak makan?" suara pangeran gilbert berhasil membuat duke harvey terbangun dari tidurnya. Duke harvey menatap sangat tajam tepat ke arah mata pangeran gilbert. Bahkan kini tatapan tajam itu seolah sangat ingin menghabisi pangeran gilbert saat itu juga

"Semenjak dia tiba disini, dia tak pernah diberi makan pangeran" ucap salah satu pengikut ilmu hitam

Duke harvey ingin membuka suara tapi tenggorokannya begitu sakit akibat dehidrasi yang dialaminya, melihat gerak-gerik kesakitan dari duke harvey, pangeran gilbert langsung mendongak ke arah prajurit di sampingnya

"Berikan dia air!" perintah itu membuat pengikut ilmu hitam terkejut, mereka tentu tak berani membantah perintah pangeran gilbert tapi mereka juga takut jika raja iblis mengetahuinya. Bagaimanapun raja iblis telah memerintahkan untuk tak memberi makan dan minum kepada tahanannya ini

Melihat tak ada yang bergerak pangeran gilbert merasa marah, ia pun berdiri dan mencengkram leher salah satu prajurit itu dan mendorongnya keras. Prajurit lain yang menyaksikan kemarahan pangeran gilbert segera bergegas mengambil air untuk pria tahanan itu

Tak membutuhkan waktu lama karna di gunung itu memiliki air terjun yang tak begitu jauh dari goa berada, setelah menerima air ditangannya pangeran gilbert pun menyodorkan air tersebut ke depan duke harvey yang masih setia menatapnya begitu tajam

Become The Duchess Of Light Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang