Hampir setahun mereka menikah, tapi masih pisah ranjang. Kaya ga pernah seranjang aja deh.
Bulan ini, tepat hampir setahun mereka menikah. Lebih tepatnya dua hari lagi anniv mereka. Jake memang sudah mengatakan akan mengajak Wina untuk dinner. Tapi mereka berangkatnya terpisah.
Hari ini, tepat beberapa jam sebelum dinner anniversary mereka, Wina bingung harus berpakaian seperti apa buat dinnernya. Jadi dia mengajak Debora untuk belanja ke mall.
"Aduh Deb, serius deh gue puyeng banget mau pakai baju gimana"- ucap Wina frustasi.
"Udah, lo ikut gue aja dah. Gue bantuin milih, atau gue aja yang pilihin deh. Lo mah kalau milih baju yang ketutup mulu. Sekali-sekali agak vulgar kek depan laki lo"-ucap Debora gregetan.
Debora kemudian menarik Wina ke salah satu store baju. Kemudian ia menyuruh Wina hanya duduk dan Debora saja yang memilih.
"Lo duduk aja disini, gue pilihin"-ucap Debora. Setelah itu dia menghilang.
Debora mengambil sekitar 5 dress untuk Wina, kemudian menyuruh Wina mencobanya satu-satu.
Gaun pertama berwarna pink.
"Hmm... bagus sih cuman... gak deh ganti-ganti"-ucap Debora.
Wina kemudian kembali masuk ke dalam fitting room dan mencoba dress kedua.
"Iih, gak banget anjir, ganti ah ganti"-ucap Debora dan dibalas helaan nafas oleh Wina.
Wina kemudian memakai gaun ketiga dan keluar dari fitting room. Debora refleks berdiri dan berjalan menuju Wina.
"INI DIA! Udah ini aja, dua lagi ga usah dicoba, ini aja udah paling mantep! Top markotop!"ucap Debora antusias.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"
Yang bener aja anjir, ini mah tali belakang dibuka, bagian depannya udah kebuka cok. Punggungnya juga ngekspos banget."-ucap Wina.
"Udahh, ini aja udah paling mantep!"-ucap Debora.
Wina hanya bisa pasrah, kemudian masuk ke dalam fitting room untuk mengganti bajunya. Setelah itu, mereka membayar ke kasir.
****
"Deb seriusan ini?"-ucap Wina melihat pantulan dirinya di cermin.
Jadi, Wina mengajak Debora untuk membantunya siap-siap. Bagaimana dengan teman yang lain? Mereka sedang kerja, jadi ga available buat bantu Wina.
"Suer deh Win, cakep bangettt"-ucap Debora mengacungkan jempol.
"Talinya udah lo ikat kuat kan??"-tanya Wina.
"Udehh, aman"-ucap Debora. "Udah ayo ah! Ntar laki lo kelamaan nunggu disana. Gue anter, biar ntar lo balik sama laki lo"-ucap Debora.
Sebelum keluar kamar, Wina mengambil salah satu blazer hitamnya dan menggantungkannya begitu saja di bahunya. Sekedar menutupi punggungnya yang tereskpos.